Testimoni Kepala Sekolah di Sidoarjo Rasakan Perubahan Nyata Setelah Revitalisasi

Testimoni Kepala Sekolah di Sidoarjo Rasakan Perubahan Nyata Setelah Revitalisasi

Smallest Font
Largest Font

Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, 16 April 2026 – Saat kunjungan kerja ke Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu`ti mendengar berbagai testimoni positif dari para kepala sekolah yang merasakan dampak signifikan atas program Revitalisasi Satuan Pendidikan. 

Testimoni pertama datang dari Kepala SDN Sidoklumpuk, Kabupaten Sidoarjo, Septi. Ia menyebutkan bahwa sekolahnya menerima bantuan berupa dua ruang kelas baru, rehabilitasi tiga ruang kelas, satu ruang laboratorium, serta satu paket toilet. Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum direvitalisasi, kondisi ruang kelas sangat memprihatinkan, dengan atap yang sudah ambruk dan perabot seperti kursi yang rusak akibat dimakan rayap.

“Ruang kelas yang kami dapatkan untuk rehab itu ada tiga ruang karena memang pada saat itu ruang kelas ini benar-benar kurang layak. Banyak atapnya yang sudah ambruk, kemudian kursinya pun juga sudah dimakan rayap. Jumlah siswa kami 692 siswa, sedangkan toilet kami hanya ada 10. Ini kurang memadai untuk anak-anak kami, sehingga Alhamdulillah setelah revit kami mendapatkan satu paket toilet dengan lima bilik juga sudah ada toilet untuk disabilitas,” ujarnya. 

Septi menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian pemerintah terhadap kondisi sekolah, yang selama ini telah lama menantikan adanya perbaikan fasilitas. Menurutnya, program tersebut memberikan dampak yang dirasakan langsung oleh seluruh warga sekolah. “Alhamdulillah semuanya senang menyambut karena memang sudah ditunggu-tunggu lama untuk sekolah kami. Bagi kami program ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, melainkan sebuah wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan layanan pendidikan yang layak, aman, dan bermutu bagi seluruh peserta didik kami. Terima Kasih Pak Presiden Prabowo dan Pak Menteri, mudah-mudahan revitalisasi ini terus berjalan untuk meningkatkan mutu pendidikan secara umum, khususnya di Kabupaten Sidoarjo,” jelas Septi.

Berikutnya, Kepala Sekolah SDN Barengkrajan 1, Sidoarjo, Ismiyanto. Ia menyampaikan bahwa bantuan ruang kelas baru memberikan dampak nyata dalam mengatasi keterbatasan fasilitas belajar yang selama ini dihadapi sekolahnya. Ia menjelaskan bahwa penambahan ruang kelas tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga memungkinkan pengaturan waktu belajar yang lebih optimal bagi siswa.

“Sekolah kami mendapatkan empat ruang kelas baru. Kebutuhan kami sebenarnya 17 kelas, namun sebelumnya kami hanya memiliki 7 kelas. Dengan bertambahnya ruang kelas ini, proses pembelajaran menjadi lebih nyaman, dan siswa kini bisa bersekolah di pagi hari yang sebelumnya harus belajar di siang hari karena kekurangan kelas. Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Kementerian atas bantuan ruang kelas baru ini, karena anak-anak kami kini bisa belajar dengan lebih nyaman,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Sekolah SDN Banjarpanji Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Nurhidayat, menyampaikan bahwa program revitalisasi memberikan solusi nyata terhadap persoalan banjir yang sebelumnya kerap mengganggu aktivitas belajar di sekolahnya. Ia menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur membuat lingkungan sekolah kini lebih aman dan layak digunakan. “Kami mendapatkan revitalisasi berupa empat ruang kelas, satu ruang kelas tambahan, dan satu UKS baru. Sebelum revitalisasi, sekolah kami berada di daerah yang rawan banjir, dengan jarak antara halaman dan kelas hanya sekitar 5 cm. Namun setelah revitalisasi, alhamdulillah ketika hujan deras sudah tidak banjir lagi,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa perubahan tersebut berdampak pada meningkatnya kenyamanan dan semangat belajar siswa, sekaligus menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah. “Anak-anak kini bisa belajar dengan layak, aman, dan nyaman, serta lebih semangat. Sekolah kami yang berada di wilayah pinggiran kini menjadi lebih aman, dan murid serta guru lebih senang datang ke sekolah. Wali murid juga banyak yang bersyukur dengan kondisi sekolah saat ini dibanding sebelum revitalisasi. Kami juga berharap satuan pendidikan lain yang masih belum layak dapat segera mendapatkan revitalisasi, mengingat manfaatnya sangat terasa, khususnya bagi sekolah kami, terima kasih banyak,” ujarnya.

Seiring dengan upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengingatkan pentingnya aspek perawatan supaya sarana yang telah disediakan dapat digunakan secara optimal dalam mendukung proses pembelajaran. “Kami berharap agar sarana-sarana yang sudah dialokasikan untuk sekolah-sekolah yang ada di Sidoarjo ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan dirawat dengan sebaik-baiknya untuk mendukung kualitas pembelajaran, untuk mendukung kualitas pendidikan di Kabupaten Sidoarjo,” pesannya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow