Peringati Maulid Nabi, Mendikdasmen Abdul Mu'ti Dorong Peringatan Hari Besar Agama Jadi Sarana Pendidikan Karakter

Peringati Maulid Nabi, Mendikdasmen Abdul Mu'ti Dorong Peringatan Hari Besar Agama Jadi Sarana Pendidikan Karakter

Smallest Font
Largest Font

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Masjid Baitut Tholibin, Jakarta, pada Selasa (16/9). Mengusung tema “Teladan Nabi Muhammad SAW Membangun Karakter Bangsa untuk Pendidikan Bermutu”, acara ini menyoroti pentingnya meneladani akhlak Rasulullah sebagai fondasi utama dalam sistem pendidikan nasional.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari kabinet dan organisasi masyarakat, antara lain Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, serta Wakil Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Zulfa Mustofa.

Dalam sambutannya, Menteri Abdul Mu’ti menekankan bahwa peringatan hari besar keagamaan memiliki peran strategis yang lebih dari sekadar seremoni. Ia mendorong agar kegiatan semacam ini, seperti Peringatan Hari Besar Islam (PHBI), dianjurkan secara resmi di sekolah-sekolah sebagai instrumen efektif untuk penguatan pendidikan karakter.

“Saya ingin melihat ini dari sisi pendidikan. Dalam rangka meningkatkan pendidikan karakter, salah satu kegiatan yang kita anjurkan untuk diselenggarakan di sekolah adalah peringatan hari besar agama-agama yang ada di Indonesia. Kalau umat Islam, kita ada PHBI,” tutur Mu’ti.

Menurutnya, kegiatan ini memiliki fungsi ganda. Selain mempertebal nilai-nilai moral dan spiritual siswa, acara semacam ini juga menjadi wadah praktis untuk melatih keterampilan kepemimpinan, kerja sama tim, dan manajemen organisasi di kalangan pelajar. Hal ini, lanjutnya, dapat menjadi bagian dari dinamisasi kegiatan positif di lingkungan sekolah.

Lebih dari itu, esensi utama dari peringatan ini adalah upaya kolektif untuk meneladani kemuliaan akhlak Rasulullah SAW. Abdul Mu’ti, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, mengajak semua pihak untuk melihat Nabi Muhammad sebagai figur teladan yang paripurna.

“Dalam hal ini, bagaimana kita semua dapat meneladani kemuliaan akhlak Nabi SAW sebagai seorang manusia yang sempurna, sehingga dari sisi manapun kita dapat meneladani kehidupan beliau,” ujarnya.

Ia kemudian menyebut beberapa sifat spesifik Nabi yang sangat relevan untuk diteladani di era modern, seperti sikap sederhana, rasa malu yang mencegah dari perbuatan tercela, serta sifat tawadhu atau rendah hati.

Sebagai penutup, Mu’ti menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dan terlibat dalam acara tersebut. Ia berharap momentum peringatan Maulid Nabi ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh insan pendidikan untuk senantiasa meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berkarakter.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow