Kemendikdasmen Dorong Guru Optimalkan Pemanfaatan IFP dalam Pembelajaran melalui Pelatihan Mandiri

Kemendikdasmen Dorong Guru Optimalkan Pemanfaatan IFP dalam Pembelajaran melalui Pelatihan Mandiri

Smallest Font
Largest Font

JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya memastikan pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Digital Interaktif (PID) terserap secara maksimal di satuan pendidikan. Melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikdasmen, kementerian menyelenggarakan Webinar Rilis Pelatihan Mandiri bertopik “Pemanfaatan Papan Interaktif Digital dalam Pembelajaran”, Sabtu (14/2).

Kegiatan ini menjadi bagian dari percepatan transformasi digital pendidikan melalui optimalisasi PID yang telah didistribusikan ke sekolah-sekolah. Pemerintah menekankan bahwa perangkat tersebut tidak boleh sekadar menjadi pelengkap ruang kelas, melainkan harus dimanfaatkan sebagai alat pedagogi yang mendorong pembelajaran interaktif, kolaboratif, dan berpusat pada murid.

Melalui Pelatihan Mandiri di Ruang GTK Rumah Pendidikan, guru dapat mengakses materi secara fleksibel menggunakan akun belajar.id. Materi pelatihan mencakup pengenalan fitur PID, strategi pedagogis interaktif, hingga praktik implementasi pembelajaran di kelas.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Tatang Muttaqin, menegaskan bahwa pemanfaatan PID harus selaras dengan kebutuhan masa depan dan dunia kerja.

“Papan Interaktif Digital harus menjadi jembatan transformasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan dan dunia kerja,” ujarnya dalam webinar yang disiarkan melalui kanal YouTube Kemendikdasmen dan diikuti guru, kepala sekolah, pengawas, serta tenaga kependidikan dari seluruh Indonesia.

Sementara itu, Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru, Nunuk Suryani, menekankan bahwa transformasi digital bertumpu pada kesiapan guru untuk terus belajar.

“Transformasi pendidikan berawal dari guru yang adaptif dan terus belajar. Teknologi akan berdampak ketika dimanfaatkan untuk menghadirkan pembelajaran yang berpusat pada murid,” ungkapnya.

Pelatihan Mandiri ini tidak memberikan sertifikat formal. Setelah menyelesaikan seluruh modul, peserta akan memperoleh Surat Keterangan Telah Menyelesaikan Topik Pelatihan sebagai bukti partisipasi.

Program ini dirancang dengan fokus pada penguatan kompetensi guru dan pendalaman praktik pemanfaatan PID di kelas. Lebih dari sekadar pemenuhan administrasi, pelatihan menekankan perubahan pola pikir dan praktik mengajar yang berdampak langsung pada kualitas pembelajaran.

Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto, mengingatkan pentingnya implementasi nyata.

“Perangkat sudah tersedia, konten sudah disiapkan, dan pelatihan sudah dibuka. Kini kuncinya adalah bagaimana guru memanfaatkannya untuk memperkuat kualitas pembelajaran di kelas,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Direktur Guru Pendidikan Dasar, Rachmadi Widdiharto, yang menekankan pentingnya praktik dan refleksi berkelanjutan.

“Pelatihan harus diikuti praktik dan refleksi agar pemanfaatan teknologi benar-benar berdampak pada peningkatan mutu pembelajaran,” jelasnya.

Direktur Sekolah Menengah Kejuruan, Arie Wibowo Khurniawan, menilai PID sangat relevan untuk pembelajaran vokasi.

“Di SMK, Papan Interaktif Digital memungkinkan simulasi industri dan presentasi proyek berbasis dunia kerja, sehingga pembelajaran menjadi lebih autentik dan efisien,” tuturnya.

Kepala Pusdatin Kemendikdasmen, Yudhistira Nugraha, yang juga bertindak sebagai moderator webinar, menegaskan bahwa digitalisasi pembelajaran harus dibangun sebagai ekosistem yang utuh.

“Digitalisasi pembelajaran bukan sekadar menghadirkan perangkat, tetapi membangun ekosistem yang mencakup teknologi, konten, dan kompetensi guru secara berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui inisiatif ini, Kemendikdasmen berupaya memastikan transformasi pembelajaran digital berjalan inklusif, merata, dan berdampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan Indonesia.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow