Mengurangi Sampah Plastik, Bersama Merawat Bumi

Mengurangi Sampah Plastik, Bersama Merawat Bumi

Smallest Font
Largest Font

"Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia." (QS. Ar-Rum ayat 41)

Sampah menjadi persoalan serius tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga sampai pelosok pedesaan. Bergesernya pola hidup masyarakat yang ingin serba cepat dan praktis membuat penggunaan plastik terus meningkat dari tahun ke tahun. Awalnya, plastik dibuat untuk menggantikan penggunaan kantong kertas yang berbahan kayu sehingga mengakibatkan penebangan hutan.

Thermoplastic pertama ditemukan Alexander Parkes pada tahun 1955. Temuan itu dikenal sebagai Celluloid atau Parkesine. Sedangkan kantong plastik pertama dikenalkan Sten Gustaf Thulin, seorang ilmuwan Swedia, pada 1959. Kantong plastik tersebut bertujuan menjadi  alternatif pengganti kantong kertas.

Dalam perkembangannya ternyata penggunaan plastik terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2022 produksi plastik dunia mencapai 400 juta ton. Sedangkan penggunaan kantong plastik di Indonesia setiap tahun mencapai kisaran 182 miliar.

Sebagian besar kantong plastik tersebut berakhir menjadi polusi. Menjadi sampah plastik mencapai 14 juta ton per tahun. Tidak hanya di darat, sampah plastik juga mencemari lingkungan dan merusak biota laut. Sampah plastik juga membutuhkan waktu lama untuk bisa terurai, puluhan hingga ratusan tahun.

Lantas apakah kita akan membiarkan bumi ini terus tercemar plastik?

Kita bisa mengurangi sampah plastik memulai dari diri sendiri, dari yang kecil dan dari sekarang dengan beberapa langkah.

Pertama, dengan mengurangi penggunaan plastik. Dengan menghindari plastik sekali pakai, memilih barang atau makan dengan kemasan non-plastik, belanja dalam jumlah lebih banyak agar tidak membutuhkan banyak plastik.

Kedua, membiasakan membawa kantong belanja yang bisa digunakan kembali (reuseable bag), menggunakan wadah makanan dan minuman yang bisa dipakai ulang.

Ketiga, memilah sampah plastik agar bisa didaur ulang dan dimanfaatkan kembali.

Kesadaran untuk mengurangi penggunaan plastik harus terus disosialisasikan bersama. Mari bersama merawat bumi. [E]

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow