Mencintai Indonesia Sedalam dan Sepenuh Hati

Mencintai Indonesia Sedalam dan Sepenuh Hati

Smallest Font
Largest Font

(Refleksi Pembelajaran Mendalam dari Region Papua)

Papua merupakan salah satu pulau di negara Indonesia yang menyimpan keindahan alam tak teragukan. Ia membentang dari Sorong sampai Merauke. Penulis berkesempatan mengunjungi Jayapura, ibukota Provinsi Papua untuk melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Pembelajaran Mendalam, Koding, Kecerdasan Artifisial, dan Penguatan Pendidikan Karakter yang diselenggaran pada tanggal 3 - 7 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Pusat Muhammadiyah bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Kegiatan bimtek Region Papua ini dilaksanakan dengan kuota 100 peserta guru dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK Muhammadiyah dari tiga provinsi, yaitu Papua, Papua Selatan, dan Papua Tengah. Papua mengirimkan guru sekolah Muhammadiyah dari Kota Jayapura, Kab. Jayapura, Kab. Biak Numfor, dan Kab. Kepulauan Yapen. Provinsi Papua Selatan mengirimkan guru dari Kab. Merauke. Provinsi Papua Tengah mengirimkan guru dari Kab. Mimika dan Kab. Nabire.

Antusias yang begitu besar guru sekolah Muhammadiyah untuk mengikuti bimtek ini layak diapresiasi bersama. Jarak sekolah mereka dari provinsi Papua Selatan dan Papua Tengah yang jauh dari Jayapura bukan menjari penghalang untuk belajar bersama mewujudakan murid kita memahami secara mendalam materi pembelajaran, sehingga pembelajaran di kelas menjadi lebih berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.

Sebagai contoh dalam Pembelajaran Mendalam kita mengenal 3 Prinsip : Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan. Maksud dari Berkesadaran ini adalah terwujudnya murid nyaman dalam belajar, penuh konsentrasi, sadar proses berpikir, terbuka terhadap perspektif baru, dan rasa ingin tahu terhadap pengalaman baru.

Bermakna adalah bagaimana pembelajaran relevan dengan kehidupan nyata, memiliki kaitan dengan pengalaman sebelumnya, manfaat pengalaman belajar untuk konteks baru, keterkaitan dengan bidang ilmu lain, dan belajar sepanjang hayat. Sedangkan menggembirakan adalah lingkungan belajar yang interaktif, aktivitas belajar yang menarik, menginspirasi, dan tantangan yang memotivasi.

Dari konsep Prinsip Pembelajaran ini sangat jelas bagaimana pendidikan kita ingin mewujudkan murid kita seutuhnya, dan semulianya. Usaha ini tentu saja harus didukung oleh guru-guru kita melalui langkah awal yaitu bimbingan teknis dahulu. Setelah para guru mendapatkan bimtek maka diharuskan mengimbaskan kepada guru lainnya, dan nanti pada ujungnya akan diterapakan dalam pembelajaran di dalam kelas.

Apabila kondisi ini terwujud dengan baik maka murid kita mempunyai bekal yang cukup untuk menghadapi era masa depan, termasuk murid sekolah Muhammadiyah di Papua, Papua Selatan, dan Papua Tengah.

Harapan besar ada dipundak guru sekolah Muhammadiyah di Papua agar pembelajaran mendalam, koding, kecerdasan artifisial, dan penguatan pendidikan karakater terwujud dengan baik dan murid kita akan memiliki semangat belajar, tanggap terhadap kemajuan, dan berkarakter mulia. Semua itu adalah wujud dari mencintai Indonesia seutuhnya dan lebih mendalam.

Ditulis dalam penerbangan Jayapura-Jakarta, 7 Desember 2025.

Penulis: Agus Yuliyanto, S.Pd., M.Pd. (Anggota Majelis Dikdasmen & PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah)

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow