Kemendikdasmen Boyong Berbagai Gelar di Ajang PR Indonesia Award 11th PR Indonesia Awards
YOGYAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) berhasil memboyong tujuh penghargaan dalam ajang PR Indonesia Awards (PRIA) ke-11 tahun 2026. Penghargaan tersebut diserahkan pada malam Penganugerahan PRIA 2026 di Taman Budaya Embung Giwangan, Jumat (13/2).
PRIA merupakan ajang tahunan prestisius yang menjadi tolok ukur kinerja kehumasan di Indonesia. Tahun ini, lebih dari 580 entri dari korporasi, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah berkompetisi dalam sembilan kategori, mulai dari Insan PR, owned media, kanal digital, manajemen krisis, laporan tahunan, program komunikasi social responsibility, program PR, departemen PR, hingga public affairs.
Pada ajang tersebut, Ditjen Pendidikan Vokasi PKPLK meraih penghargaan pada Kategori Departemen PR – Subkategori Kementerian.
Tiga program unggulan juga diganjar penghargaan pada Kategori Program PR, yakni:
- Digital PR melalui program Apresiasi Karya Vokasi untuk Negeri (AKVUN)
- Government PR melalui Festival Kolaboratif Harmoni Bintang
- Government PR melalui Gelar Karya Vokasi PKPLK 2025
Selain itu, Ditjen Pendidikan Vokasi PKPLK meraih penghargaan pada Kategori Laporan Tahunan – Subkategori Annual Report dengan judul “Semua Bisa Berdaya.”
Direktorat Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) turut menyumbang dua penghargaan, masing-masing pada kategori Insan PR atas nama Cecep Somantri, serta kategori Laporan Tahunan – Subkategori Annual Report dengan judul “Setapak Berdampak.”
Capaian ini tidak sekadar menjadi bentuk rekognisi publik, tetapi juga mencerminkan penguatan kinerja komunikasi publik Ditjen Pendidikan Vokasi PKPLK, baik dari sisi strategi, program, tata kelola informasi, maupun pelaporan.
Pada gelaran yang sama, Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikdasmen, Anang Ristanto, menerima penghargaan kategori khusus Kepemimpinan Kehumasan Inspiratif.
Penghargaan ini diberikan kepada pimpinan lembaga/departemen kehumasan yang dinilai memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan komunikasi publik di institusinya.
“Terima kasih atas penghargaan ini. Saya menerima penghargaan ini mewakili teman-teman humas Kemendikdasmen. Semoga ini memantik semangat untuk terus berkarya mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” ujar Anang.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi PKPLK, Tatang Muttaqin, menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan untuk terus memperkuat profesionalisme tim kehumasan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan layanan kehumasan, terutama dalam menyampaikan pesan program strategis Kemendikdasmen secara tepat dan berdampak,” ujarnya.
CEO PR Indonesia Group, Asmono Wikan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semakin baiknya kualitas kehumasan di berbagai institusi.
“Melalui ajang ini, kita ingin membuktikan bahwa komunikasi dan kehumasan semakin mengambil peran penting dalam ekosistem organisasi,” ujarnya.
Penjurian PRIA 2026 berlangsung pada 5–20 Januari 2026 dengan melibatkan dewan juri dari kalangan praktisi komunikasi, akademisi, dan media. Selain malam penghargaan, rangkaian kegiatan juga mencakup konferensi dan lokakarya bertema “Merajut Narasi dan Menguatkan Reputasi untuk Negeri.”
Capaian ini menegaskan bahwa transformasi pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui penguatan narasi, transparansi informasi, dan reputasi kelembagaan yang dikelola secara profesional.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow