Ayat-ayat tentang Sejarah dan Alam semesta: Belajar dari Buku Gerakan Islam Berkemajuan Karya Prof Haedar Nashir (bagian VIII)

Ayat-ayat tentang Sejarah dan Alam semesta: Belajar dari Buku Gerakan Islam Berkemajuan Karya Prof Haedar Nashir (bagian VIII)

Smallest Font
Largest Font

Oleh: Arif Jamali Muis*

Mari kita lanjutkan membaca buku karya prof Haedar Nashir Gerakan Islam Berkemajuan. Pada halaman 110 prof Haedar menjelaskan bagaimana ayat tentang sejarah dan alam semesta menjadi isyarat agar kaum beriman mengambil peran untuk kemajuan beradaban umat manusia.

Syauqi abu Khalil (2005) misalnya, mempelajari tentang atlas Al-Qur'an yang membuktikan kebenaran fakta sejarah yang disampaikan Al-Qur'an secara akurat.
Semua kisah yang diberitakan oleh Allah dalam Al-Qur'an sungguh benar dan nyata terjadi, bukan dogeng belaka. Bagaimana dan di mana tempat turunnya Adam dan Hawa; tempat terbunuhnya Habil oleh Kabil disertai kuburannya; daerah yang di zaman dahulu dilanda banjir besar eranya Nabi Nuh; negeri tempat binasanya kaum Nabi Luth yang bejat moralnya karena prilaku homoseksual; tempat laut merah yang terbelah di zaman nabi Musa yang menewaskan raja super tiran Fir'aun; Kisah Ashabul Kahfi; Ashabul Jannah; Ashabul Fill; Iramadzatil Imad; Ashabul Khudud; Ashabul Rassi; Rihlatas syitai wash-syaif; dan berbagai peristiwa di zaman Nabi Muhammad dengan kerisalahannya.

Semua kisah tersebut terbukti ada dan nyata dengan benar, yang menunjukkan kebenaran dan kemukjijatan Al-Qur'an sebagai Wahyu Allah dan kerisalahan Nabi Muhammad saw (Khalil, 2005).

Al-Qur'an secara spesifik mengandung ayat-ayat kauniyah yang terkait alam semesta. Menurut kajian Prof. Agus Purwanto, ditemukan 800 ayat berkaitan dengan alam semesta, sementara ayat-ayat berkaitan dengan hukum ibadah tidak lebih dari seperlima ayat-ayat kauniyah tersebut. Dengan jumlah ayat-ayat kauniyah yang cukup banyak sebenarnya kaum muslimin dapat mengembangkan sains bertumpu pada kitab Al-Qur'an guna membangun peradaban berkemajuan. 

Kesempurnaan Islam dan kandungan Al-Qur'an yang lengkap meniscayakan umat Islam memasuki fase baru membangun peradaban berbasis sains sehingga dapat mengejar ketertinggalan dari bangsa-bangsa lain (Agus Purwanto, 2008).

Para ilmuan di berbagai bidang kehidupan, secara khusus dibidang sains eksakta termasuk matematika harus lahir dari dunia Islam. Ranah dunia sains tentang alam semesta bagi umat Islam sangatlah terbuka, karena demikian luas ciptaan Allah yang meniscayakan penjelajahan ilmu oleh manusia. 

Penjelasan ayat-ayat tentang sejarah dan alam semesta diatas mengandung banyak pelajaran yang luar biasa yang melahirkan kegiatan berpikir manusia serta menghasilkan ilmu pengetahuan dalam berbagai aspek yang luas yang dapat memajukan peradaban umat manusia.

*Penulis adalah Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow