Abdul Mu’ti Berikan Formula 3K untuk Amal Usaha Muhammadiyah Maju
MANADO – Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Abdul Mu’ti, M.Ed., menegaskan bahwa kemajuan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) tidak bisa dilepaskan dari tata kelola yang sehat. Hal itu disampaikan saat kunjungan ke Universitas Muhammadiyah Manado (UM Manado), Jumat (26/9).
Dalam kuliah singkatnya di hadapan sivitas akademika UM Manado, Abdul Mu’ti mengingatkan pentingnya menjaga AUM dari tiga hal yang ia sebut sebagai “3K”: konflik, korupsi, dan kolot.
“Kita punya banyak Amal Usaha Muhammadiyah. Ada yang mengagumkan, tapi ada juga yang biasa-biasa saja. Amal usaha akan sulit maju kalau masih terjebak dalam 3K: konflik, korupsi, dan kolot,” jelasnya.
Menurutnya, konflik internal sering kali menjadi sumber kehancuran. Korupsi memperburuk keadaan, terlebih jika AUM berukuran kecil atau memiliki sumber daya terbatas. Sementara itu, sikap kolot dengan pola pikir jumud dan enggan berubah juga bisa menghambat inovasi.
Sebagai gantinya, Abdul Mu’ti menawarkan formula “3K baru” yang harus ditanamkan dalam pengelolaan AUM, yakni kompak, kreatif, dan komunikatif.
“Kalau mau maju, ganti 3K lama dengan 3K baru. Dengan kompak, kreatif, dan komunikatif, AUM bisa tumbuh hebat, termasuk di Sulawesi Utara. Potensinya sudah ada, sumber daya manusianya ada, tinggal bagaimana dikelola dengan baik,” tambahnya.
Usai menyampaikan motivasi tersebut, Abdul Mu’ti yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah melanjutkan agenda dengan menjadi khatib Salat Jumat di Masjid Nur Afiyah, komplek UM Manado.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow