Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Sekolah Terpadu Samarinda, Model Sekolah Unggul Non-Asrama

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Sekolah Terpadu Samarinda, Model Sekolah Unggul Non-Asrama

Smallest Font
Largest Font

SAMARINDA — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan Sekolah Terpadu Samarinda yang terdiri dari SD Negeri 028 Sungai Kunjang, SMP Negeri 16 Samarinda, dan SMA Prestasi Samarinda. Sekolah yang dibangun di atas lahan milik Pemerintah Kota Samarinda ini diharapkan menjadi model sekolah unggul non-asrama dengan integrasi mutu akademik, karakter, dan fasilitas pendidikan modern.

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti memberikan apresiasi kepada Wali Kota Samarinda Andi Harun atas komitmen membangun sarana pendidikan terpadu sekaligus gratis bagi masyarakat. “Ini bukan hanya sekolah bertaraf internasional, tapi juga sekolah gratis. Komitmen seperti ini akan melahirkan generasi Samarinda yang unggul, bukan hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional bahkan dunia,” ujarnya, Selasa (30/9).

Ia menegaskan bahwa sekolah terpadu dengan kurikulum bilingual yang menggabungkan Kurikulum Merdeka Nasional dan kurikulum Cambridge merupakan langkah strategis menyiapkan generasi menghadapi era global. Penguasaan bahasa Inggris serta bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Math) sejak dini, menurutnya, menjadi kunci. “Bahasa Inggris adalah bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, mulai kelas 3 SD bahasa Inggris sudah dijadikan mata pelajaran wajib. Begitu juga dengan penguatan sains dan matematika sejak PAUD,” jelasnya.

Selain itu, Abdul Mu’ti menekankan prioritas pembangunan sumber daya manusia unggul melalui wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari pendidikan anak usia dini. Hal ini didukung dengan program nasional pemberian makanan bergizi gratis bagi anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui untuk memastikan tumbuh kembang generasi emas Indonesia.

Wali Kota Samarinda Andi Harun menambahkan bahwa sekolah terpadu ini dibangun tidak sekadar memenuhi kebutuhan fisik pendidikan, melainkan juga meningkatkan kualitas dan integritas. “Seleksi guru, kepala sekolah, dan tenaga pendidik dilakukan secara ketat dan transparan tanpa kompromi. Begitu pula siswa, semua melalui mekanisme seleksi. Karena kualitas hanya bisa lahir dari integritas,” tegasnya.

Sekolah Terpadu Samarinda berdiri di atas lahan seluas 1,8 hektare dengan target 36 rombongan belajar. Fasilitas modern seperti laboratorium, perpustakaan multimedia, ruang pembelajaran digital, hingga sarana olahraga dan seni melengkapi lingkungan belajar yang kondusif. Kawasan ini juga akan dikembangkan menjadi ruang pendidikan terpadu dengan koridor hijau dan akses langsung ke masjid.

Dalam kunjungan tersebut, Abdul Mu’ti meninjau langsung penggunaan Papan Interaktif Digital (Interactive Flat Panel/IFP) dalam proses belajar mengajar. Ia menyebut perangkat ini sebagai terobosan penting untuk pembelajaran mendalam (deep learning). “Saya melihat langsung siswa lebih aktif dan termotivasi dengan IFP. Ini sejalan dengan arahan Presiden agar setiap sekolah minimal memiliki satu perangkat IFP,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyebut sekolah ini akan menjadi referensi pengembangan sekolah unggul non-asrama di setiap kecamatan. “Presiden menargetkan revitalisasi satuan pendidikan berjalan masif. Tahun ini ada 15.850 sekolah yang direvitalisasi, naik lebih dari 30 persen dari target awal. Semoga inspirasi dari Samarinda bisa dikembangkan di daerah lain,” tambahnya.

Peresmian Sekolah Terpadu Samarinda menjadi simbol nyata kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan layanan pendidikan bermutu. “Dengan dukungan sarana pendidikan modern dan semangat kebersamaan, Samarinda siap melahirkan generasi emas Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing global,” tutup Abdul Mu’ti.


sumber: https://kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow