SUMU Tulungagung Hadirkan Klinik Bisnis untuk Bantu Pelaku Usaha Benahi Perusahaan
TULUNGAGUNG — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung melalui Bidang Pengembangan Bisnis menghadirkan Klinik Bisnis, sebuah ruang konsultasi dan mentoring bagi pelaku usaha untuk membahas sekaligus mencari solusi atas persoalan nyata yang dihadapi perusahaan.
Program bertajuk Konsultasi, Mentoring & Bedah Masalah Nyata Perusahaan ini berbeda dari seminar atau pelatihan pada umumnya. Dengan jumlah peserta terbatas, setiap peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga membawa persoalan dari perusahaan masing-masing untuk dikonsultasikan dan dibedah bersama.
Batch pertama Klinik Bisnis telah digelar pada Ahad (6/9), dengan format eksklusif yang diikuti tujuh peserta.Pada kegiatan tersebut, peserta mendapatkan konsultasi dan mentoring bersama Alfath, praktisi sumber daya manusia (SDM) dan tata kelola organisasi. Pembahasan difokuskan pada persoalan organisasi bisnis, manajerial, dan human resources (HR).
Sejumlah aspek yang dibahas meliputi pengembangan organisasi, sistem kaderisasi dan talent management, sistem penggajian, penyusunan sistem kompetensi jabatan dan asesmen, rekrutmen dan pengembangan SDM, serta sistem berbasis kinerja seperti Key Performance Indicator (KPI) dan Balanced Scorecard.
Format peserta terbatas menjadi salah satu kekuatan Klinik Bisnis. Kondisi tersebut memberikan ruang yang lebih privat bagi peserta untuk menyampaikan persoalan perusahaan secara terbuka dan mendapatkan masukan yang lebih spesifik.
Salah satu peserta, Ardian, CEO Upaz Net, menilai format tersebut membuat proses konsultasi dan diskusi berjalan lebih efektif.
“Menurut saya, program ini sangat bermanfaat karena pesertanya terbatas, jadi suasananya lebih privat dan kita bisa lebih leluasa untuk berdiskusi,” ujarnya.
Menurut Ardian, materi yang diberikan tidak berhenti pada teori, tetapi dapat langsung dikaitkan dengan kondisi nyata yang dihadapi perusahaan.
“Materi yang diberikan juga tidak hanya teori. Kita bisa langsung membawa dan membahas masalah yang sedang terjadi di perusahaan, sehingga bisa mendapatkan masukan, solusi, sekaligus sharing pengalaman dengan peserta lainnya,” katanya.
Ia menilai pengetahuan yang diperoleh melalui Klinik Bisnis juga dapat menjadi referensi untuk mengambil keputusan dan diterapkan secara langsung dalam pengelolaan perusahaan.
“Klinik bisnis ini sangat membantu karena ilmu yang didapat bisa dijadikan referensi atau langsung diterapkan dalam kondisi nyata di perusahaan,” tuturnya.
Klinik Bisnis dikembangkan berdasarkan pemahaman bahwa setiap perusahaan memiliki karakteristik dan persoalan yang berbeda. Karena itu, solusi bisnis tidak selalu dapat diperoleh melalui teori atau materi yang bersifat umum.
Melalui program ini, peserta diajak mengidentifikasi persoalan, menemukan akar masalah, mendapatkan perspektif baru, hingga menyusun alternatif solusi yang sesuai dengan kondisi masing-masing perusahaan.
Pendekatan tersebut diharapkan membuat pengetahuan yang diperoleh peserta tidak berhenti sebagai wawasan, tetapi dapat menjadi dasar dalam mengambil keputusan dan memperbaiki sistem perusahaan.
Korda SUMU Tulungagung mengatakan, Klinik Bisnis merupakan salah satu program kerja Bidang Pengembangan Bisnis yang dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi anggota SUMU sekaligus pelaku UMKM secara lebih luas.
“Harapan saya sebagai Korda SUMU Tulungagung, program ini bisa menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi anggota, khususnya dalam menjalankan dan mengembangkan bisnisnya. Tetapi kami juga ingin manfaatnya tidak berhenti di anggota SUMU saja,” ujarnya.
Menurutnya, pelaku usaha membutuhkan ruang untuk belajar dan berkonsultasi mengenai persoalan yang benar-benar mereka hadapi, mulai dari organisasi, manajemen, SDM, hingga sistem kerja perusahaan.
“SUMU harus bisa hadir memberikan manfaat. Anggota tentu menjadi bagian yang kami prioritaskan, tetapi secara lebih luas kami ingin program-program SUMU juga bisa dirasakan oleh pelaku UMKM lainnya. Intinya, SUMU bermanfaat untuk semuanya,” katanya.
Setelah pelaksanaan Batch Pertama, Klinik Bisnis bertema Organisasi Bisnis, Manajerial & HR akan kembali digelar melalui Batch Kedua pada akhir September 2026.
Konsep peserta terbatas tetap dipertahankan agar setiap peserta memperoleh kesempatan yang cukup untuk melakukan konsultasi, mentoring, serta membedah persoalan bisnis secara lebih mendalam.
Program ini menjadi bagian dari upaya SUMU Tulungagung membangun ekosistem usaha yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga mendorong pelaku usaha memiliki organisasi yang sehat, sistem manajemen yang baik, serta SDM yang terus berkembang.
Melalui Klinik Bisnis, SUMU Tulungagung juga mendorong budaya saling belajar, berbagi pengalaman, dan membantu menyelesaikan persoalan usaha.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow