<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
    <channel>
        <title>Portal Islam Dinamis Berkemajuan &amp; Bisnis</title>
        <link>https://www.mediamu.com/bisnisrss/category/bisnis</link>
        <description>Portal Islam Dinamis Berkemajuan &amp; Title: Bisnis</description>
        <dc:language>id</dc:language>
        <dc:rights>Jl. Gedongkuning No.130 B, Rejowinangun, Kec. Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55171</dc:rights>
                                                    <item>
                    <title>SUMU Catalyst Dorong Pelaku Usaha Tak Terjebak Tren Digitalisasi</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/sumu-catalyst-dorong-pelaku-usaha-tak-terjebak-tren-digitalisasi</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/sumu-catalyst-dorong-pelaku-usaha-tak-terjebak-tren-digitalisasi</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ BENGKULU — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) melalui program SUMU Catalyst berkolaborasi dengan PT Hanara Prima Solusindo menggelar webinar bertajuk “Jangan Beli Aplikasi Dulu! Kenali Masalah Bisnis Sebelum Memulai Digitalisasi” pada Jumat (11/9). ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>BENGKULU</strong> <strong>—</strong> Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) melalui program SUMU Catalyst berkolaborasi dengan PT Hanara Prima Solusindo menggelar webinar bertajuk<strong> </strong><em>“Jangan Beli Aplikasi Dulu! Kenali Masalah Bisnis Sebelum Memulai Digitalisasi”</em> pada Jumat (11/9).</p><p>Webinar yang berlangsung secara daring tersebut menghadirkan Direktur PT Hanara Prima Solusindo, Abdul Hamied, sebagai narasumber. Topik yang dibahas tentang pentingnya pendekatan yang tepat dalam transformasi digital agar investasi teknologi benar-benar memberikan dampak terhadap pertumbuhan dan efisiensi bisnis.</p><p>Dalam pemaparannya, Abdul Hamied mengingatkan pelaku usaha agar tidak menjadikan pembelian aplikasi sebagai langkah awal digitalisasi. Menurutnya, kebutuhan teknologi harus berangkat dari persoalan nyata yang dihadapi dalam menjalankan bisnis.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/09/116aa4e6712cc12.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="77054" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 12:43:38 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Redaksi MediaMU</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Kopdar SUMU Jabar 2026: Industrialisasi Jadi &amp;apos;Eskalator&amp;apos; Utama Menuju Kemakmuran</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/kopdar-sumu-jabar-2026-industrialisasi-jadi-eskalator-utama-menuju-kemakmuran</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/kopdar-sumu-jabar-2026-industrialisasi-jadi-eskalator-utama-menuju-kemakmuran</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ BANDUNG — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) bersama LP-UMKM PWM Jawa Barat menggelar Kopdar SUMU Jawa Barat 2026 di Hall Evermos Center, Jalan Dago, Kota Bandung, Ahad (9/8). Dihadiri 150 pengusaha dan pelaku ekonomi se-Jawa Barat, forum ini menggalang komitmen bersama untuk menjadikan industrialisasi sebagai penggerak utama ekonomi warga. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>BANDUNG — </strong>Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) bersama LP-UMKM PWM Jawa Barat menggelar Kopdar SUMU Jawa Barat 2026 di Hall Evermos Center, Jalan Dago, Kota Bandung, Ahad (9/8). Dihadiri 150 pengusaha dan pelaku ekonomi se-Jawa Barat, forum ini menggalang komitmen bersama untuk menjadikan industrialisasi sebagai penggerak utama ekonomi warga.</p><p>Mengusung tema "Ekosistem Usaha Berkemajuan: Mewujudkan Industrialisasi Indonesia", Kopdar ini menegaskan posisi pengusaha Muhammadiyah agar tidak sekadar menjadi penonton, melainkan pemain kunci dalam peta industri nasional.</p><p>Dalam orasi ekonominya, Pimpinan SUMU sekaligus Wakil Ketua LP-UMKM PP Muhammadiyah, Ghufron Mustaqim, menyampaikan pesan kuat mengenai pentingnya peningkatan kelas usaha.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/08/116a798d63a6768.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="815916" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Mon, 10 Aug 2026 15:36:18 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Redaksi MediaMU</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>SUMU Tulungagung Hadirkan Klinik Bisnis untuk Bantu Pelaku Usaha Benahi Perusahaan</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/sumu-tulungagung-hadirkan-klinik-bisnis-untuk-bantu-pelaku-usaha-benahi-perusahaan</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/sumu-tulungagung-hadirkan-klinik-bisnis-untuk-bantu-pelaku-usaha-benahi-perusahaan</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ TULUNGAGUNG — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung melalui Bidang Pengembangan Bisnis menghadirkan Klinik Bisnis, sebuah ruang konsultasi dan mentoring bagi pelaku usaha untuk membahas sekaligus mencari solusi atas persoalan nyata yang dihadapi perusahaan. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>TULUNGAGUNG</strong> <strong>—</strong> Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung melalui Bidang Pengembangan Bisnis menghadirkan Klinik Bisnis, sebuah ruang konsultasi dan <em>mentoring</em> bagi pelaku usaha untuk membahas sekaligus mencari solusi atas persoalan nyata yang dihadapi perusahaan.</p><p>Program bertajuk <em>Konsultasi, Mentoring &amp; Bedah Masalah Nyata Perusahaan</em> ini berbeda dari seminar atau pelatihan pada umumnya. Dengan jumlah peserta terbatas, setiap peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga membawa persoalan dari perusahaan masing-masing untuk dikonsultasikan dan dibedah bersama.</p><p><em>Batch</em> pertama Klinik Bisnis telah digelar pada Ahad (6/9), dengan format eksklusif yang diikuti tujuh peserta.Pada kegiatan tersebut, peserta mendapatkan konsultasi dan mentoring bersama Alfath, praktisi sumber daya manusia (SDM) dan tata kelola organisasi. Pembahasan difokuskan pada persoalan organisasi bisnis, manajerial, dan <em>human resources</em> (HR).</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/09/116aa4d8592c826.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="108224" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 11:43:26 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Redaksi MediaMU</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>SUMU Catalyst Bahas Strategi Membangun Bisnis Tahan Krisis di Tengah Ketidakpastian</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/sumu-catalyst-bahas-strategi-membangun-bisnis-tahan-krisis-di-tengah-ketidakpastian</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/sumu-catalyst-bahas-strategi-membangun-bisnis-tahan-krisis-di-tengah-ketidakpastian</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ JAKARTA — Situasi krisis dan ketidakpastian menjadi tantangan yang harus diantisipasi setiap pelaku usaha. Karena itu, kemampuan menjaga operasional bisnis agar tetap berjalan ketika terjadi gangguan menjadi bagian penting dalam membangun usaha yang berkelanjutan. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>JAKARTA</strong> <strong>—</strong> Situasi krisis dan ketidakpastian menjadi tantangan yang harus diantisipasi setiap pelaku usaha. Karena itu, kemampuan menjaga operasional bisnis agar tetap berjalan ketika terjadi gangguan menjadi bagian penting dalam membangun usaha yang berkelanjutan.</p><p>Hal tersebut dibahas dalam webinar <em>“Situasi Boleh Krisis, Tapi Bisnis Harus Mampu Bertahan”</em> yang digelar Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) melalui program SUMU Catalyst bersama Center for Quality, Resilience and Sustainability (CQRS) Indonesia, Senin (24/8). Webinar tersebut menghadirkan Yuliasman Chaniago, Founder CQRS Indonesia, sebagai narasumber. Yuliasman juga merupakan pendiri Sikabu Global Ventures, ObrolBisnis Media Network, mauapa.id, dan Krowde.</p><p>Dalam pemaparannya, Yuliasman menekankan pentingnya memahami perbedaan antara manajemen risiko dan <em>Business Continuity Management</em> (BCM) atau Sistem Manajemen Kelangsungan Usaha (SMKU). Menurutnya, manajemen risiko berfokus pada upaya mencegah dan mengendalikan gangguan. Sementara itu, BCM memastikan dampak gangguan dapat dikendalikan dengan menjaga fungsi bisnis prioritas tetap berjalan ketika risiko benar-benar terjadi.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/08/116a8ffcf90952e.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="69474" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 16:02:56 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Redaksi MediaMU</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>SUMU Bekasi Raya Dorong Pelaku Usaha Perkuat Jejaring Lokal dan Tembus Pasar Global</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/sumu-bekasi-raya-dorong-pelaku-usaha-perkuat-jejaring-lokal-dan-tembus-pasar-global</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/sumu-bekasi-raya-dorong-pelaku-usaha-perkuat-jejaring-lokal-dan-tembus-pasar-global</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ BEKASI — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Bekasi Raya mendorong pelaku usaha untuk memperkuat jejaring bisnis di tingkat lokal sekaligus mulai mempersiapkan strategi untuk menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar global. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>BEKASI</strong> <strong>—</strong> Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Bekasi Raya mendorong pelaku usaha untuk memperkuat jejaring bisnis di tingkat lokal sekaligus mulai mempersiapkan strategi untuk menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar global.</p><p>Pesan tersebut mengemuka dalam <strong>Sharing Bisnis SUMU Bekasi Raya</strong> bertajuk <em>“Menguatkan Jejaring Lokal, Mengakselerasi Pasar Global”</em> yang digelar di Sambal Wiwitan Grand Wisata, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (25/8).</p><p>Kegiatan menghadirkan sejumlah praktisi dan tokoh yang memiliki pengalaman di bidang pengembangan usaha, UMKM, kemitraan strategis, hingga konstruksi. Mereka adalah Sekretaris Jenderal SUMU Ghufron Mustaqim, Ketua LP UMKM PDM Kabupaten Bekasi M. Fachruddin, ST, Direktur Strategic Partnership Rayspeed Asia Ricky Rizky, serta Direktur Utama Shaqueena Construction Khotibul Umam, S.Pd., M.M.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/08/116a8ecd4db599b.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="112799" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 18:40:29 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Redaksi MediaMU</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>SUMU Open Trip Bisnis ke Tiongkok, 52 Peserta Kunjungi Pusat Perdagangan Yiwu</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/sumu-open-trip-bisnis-ke-tiongkok-52-peserta-kunjungi-pusat-perdagangan-yiwu</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/sumu-open-trip-bisnis-ke-tiongkok-52-peserta-kunjungi-pusat-perdagangan-yiwu</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ YIWU — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) menggelar Open Trip Bisnis Indonesia–Tiongkok dengan tujuan utama Kota Yiwu, Provinsi Zhejiang, Republik Rakyat Tiongkok. Sebanyak 52 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti perjalanan bisnis tersebut dan telah tiba di Yiwu pada Kamis (14/8). ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>YIWU </strong><strong>—</strong> Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) menggelar Open Trip Bisnis Indonesia–Tiongkok dengan tujuan utama Kota Yiwu, Provinsi Zhejiang, Republik Rakyat Tiongkok. Sebanyak 52 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti perjalanan bisnis tersebut dan telah tiba di Yiwu pada Kamis (14/8).</p><p>Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya SUMU membuka akses yang lebih luas bagi pelaku usaha Indonesia untuk mengenal secara langsung ekosistem perdagangan, industri, teknologi, hingga pola pengembangan bisnis yang berkembang pesat di Tiongkok.</p><p>Selain memperluas wawasan, perjalanan tersebut juga diarahkan untuk mempertemukan pengusaha Indonesia dengan calon mitra bisnis dari Tiongkok. Dengan melihat langsung pusat perdagangan dan aktivitas usaha di Yiwu, peserta diharapkan dapat menemukan peluang kerja sama yang dapat dikembangkan setelah kembali ke Indonesia.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/08/116a80f161ecb8d.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="165977" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Sun, 16 Aug 2026 06:13:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Redaksi MediaMU</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Fireside Chat KOPDAR SUMU Pekalongan Raya Hadirkan Paparan Kolaborasi Bisnis</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/fireside-chat-kopdar-sumu-pekalongan-raya-hadirkan-paparan-kolaborasi-bisnis</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/fireside-chat-kopdar-sumu-pekalongan-raya-hadirkan-paparan-kolaborasi-bisnis</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ PEKALONGAN — Sesi Fireside Chat pada gelaran KOPDAR Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Pekalongan Raya 2026, Ahad (12/7), tampil berbeda dari agenda organisasi pada umumnya. Tak sekadar mendengarkan pidato searah, sesi ini sukses bertransformasi menjadi arena business matching dan unjuk potensi dari belasan pelaku usaha riil di lingkungan Muhammadiyah. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>PEKALONGAN — </strong>Sesi <em>Fireside Chat</em> pada gelaran KOPDAR Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Pekalongan Raya 2026, Ahad (12/7), tampil berbeda dari agenda organisasi pada umumnya. Tak sekadar mendengarkan pidato searah, sesi ini sukses bertransformasi menjadi arena business matching dan unjuk potensi dari belasan pelaku usaha riil di lingkungan Muhammadiyah.</p><p>Berlangsung dalam suasana santai namun sarat substansi, forum ini membedah ragam praktik baik (<em>best practices</em>) dari berbagai lini industri. </p><p>Presentasi dan paparan dari para pengusaha ini menjadi bukti konkret bahwa ekosistem bisnis Muhammadiyah di Pekalongan Raya tidak hanya bergerak di sektor tradisional, tetapi sudah merambah ke layanan profesional, digital, hingga infrastruktur.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/07/116a57572b01e56.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="140115" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Wed, 15 Jul 2026 16:58:23 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Redaksi MediaMU</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Serikat Imers Muhammadiyah Paparkan Strategi Internet Marketing Berkemajuan di Kopdar SUMU Jabar</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/serikat-imers-muhammadiyah-paparkan-strategi-internet-marketing-berkemajuan-di-kopdar-sumu-jabar</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/serikat-imers-muhammadiyah-paparkan-strategi-internet-marketing-berkemajuan-di-kopdar-sumu-jabar</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ BANDUNG — Perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar dan mempercepat pertumbuhan bisnis. Namun, perubahan algoritma, platform, format konten, hingga strategi iklan digital juga menuntut pengusaha untuk terus belajar dan beradaptasi. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>BANDUNG</strong> <strong>—</strong> Perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar dan mempercepat pertumbuhan bisnis. Namun, perubahan algoritma, platform, format konten, hingga strategi iklan digital juga menuntut pengusaha untuk terus belajar dan beradaptasi.</p><p>Semangat tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Kopdar SUMU Jawa Barat 2026 yang digelar Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) bersama Lembaga Pengembang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LP-UMKM) PWM Jawa Barat di Hall Evermos Center, Jalan Dago, Kota Bandung, Ahad (9/8).</p><p>Dalam kegiatan yang diikuti sekitar 150 pengusaha dan pelaku ekonomi Muhammadiyah dari berbagai wilayah Jawa Barat itu, Koordinator Nasional Serikat Internet Marketers (Imers) Muhammadiyah, Ilham Taufiq Mulyadi, memaparkan “Strategi Internet Marketing yang Berkemajuan.”</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/08/116a7d9fb68d3ac.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="63344" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Thu, 13 Aug 2026 17:40:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Redaksi MediaMU</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>KOPIMU Hadir di Kopdar SUMU Jabar, Wujudkan Industrialisasi Kopi dari Hulu ke Hilir</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/kopimu-hadir-di-kopdar-sumu-jabar-wujudkan-industrialisasi-kopi-dari-hulu-ke-hilir-1</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/kopimu-hadir-di-kopdar-sumu-jabar-wujudkan-industrialisasi-kopi-dari-hulu-ke-hilir-1</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ BANDUNG — Semangat membangun ekosistem usaha yang maju mengemuka dalam Kopdar SUMU Jawa Barat 2026. Digelar di Hall Evermos Center, Jalan Dago, Kota Bandung, Ahad (9/8), kopdar mempertemukan sekitar 150 pengusaha dan pelaku ekonomi Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Jawa Barat. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>BANDUNG</strong> <strong>—</strong> Semangat membangun ekosistem usaha yang maju mengemuka dalam Kopdar SUMU Jawa Barat 2026. Digelar di Hall Evermos Center, Jalan Dago, Kota Bandung, Ahad (9/8), kopdar mempertemukan sekitar 150 pengusaha dan pelaku ekonomi Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Jawa Barat.</p><p>Forum tersebut mengusung gagasan besar tentang industrialisasi sebagai jalan menuju kemakmuran. Di tengah forum itu, KOPIMU hadir bukan sekadar membawa produk kopi, tetapi memperkenalkan sebuah model usaha yang berupaya membangun rantai nilai dari hulu hingga hilir.</p><p>KOPIMU merupakan <em>brand</em> kopi yang dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem bisnis SUMU Bogor Raya. Produk ini dirancang untuk menghubungkan berbagai mata rantai usaha, mulai dari petani, pengolahan, <em>roasting</em>, pengemasan, distribusi, pemasaran, hingga membuka akses ke pasar yang lebih luas.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/08/116a7d5a8464c63.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="200004" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Thu, 13 Aug 2026 15:35:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Redaksi MediaMU</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Kopdar SUMU DKI Jakarta 2026: Ratusan Pengusaha Muhammadiyah Solid Demi Industrialisasi Indonesia</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/kopdar-sumu-dki-jakarta-2026-ratusan-pengusaha-muhammadiyah-solid-demi-industrialisasi-indonesia</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/kopdar-sumu-dki-jakarta-2026-ratusan-pengusaha-muhammadiyah-solid-demi-industrialisasi-indonesia</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ JAKARTA — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) dan Lembaga Pengembang UMKM PWM DKI Jakarta sukses mengumpulkan 230 pengusaha lintas sektor dari wilayah Jakarta dan sekitarnya dalam ajang Kopdar SUMU DKI Jakarta 2026, Sabtu (8/8). Bertempat di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah DKI Jakarta, Kramat Raya, Jakarta Pusat, gelaran ini bukan sekadar ajang silaturahmi biasa, melainkan momentum krusial untuk mengonsolidasikan kekuatan ekonomi dan mendorong industrialisasi nasional. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>JAKARTA — </strong>Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) dan Lembaga Pengembang UMKM PWM DKI Jakarta sukses mengumpulkan 230 pengusaha lintas sektor dari wilayah Jakarta dan sekitarnya dalam ajang Kopdar SUMU DKI Jakarta 2026, Sabtu (8/8). Bertempat di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah DKI Jakarta, Kramat Raya, Jakarta Pusat, gelaran ini bukan sekadar ajang silaturahmi biasa, melainkan momentum krusial untuk mengonsolidasikan kekuatan ekonomi dan mendorong industrialisasi nasional.</p><p>Mengusung tema "Ekosistem Usaha Berkemajuan: Mewujudkan Industrialisasi Indonesia", Kopdar menjadi wadah konkret dalam mengoneksikan berbagai potensi bisnis, membuka peluang kemitraan, dan membangun ekosistem usaha yang saling menguatkan.</p><p>Direktur SUMU sekaligus Wakil Ketua LP-UMKM PP Muhammadiyah, Ghufron Mustaqim, menegaskan bahwa industrialisasi adalah fondasi penting untuk menciptakan kemakmuran masyarakat sekaligus bentuk penyempurnaan nilai-nilai Al-Ma’un di abad ke-21.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/08/116a793b2e76eb1.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="887868" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Mon, 10 Aug 2026 09:45:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Redaksi MediaMU</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Hapus Trauma Biaya Membengkak, Shaqueena Construction Kenalkan Strategi Bangun Rumah Anti&amp;Boncos</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/hapus-trauma-biaya-membengkak-shaqueena-construction-kenalkan-strategi-bangun-rumah-anti-boncos</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/hapus-trauma-biaya-membengkak-shaqueena-construction-kenalkan-strategi-bangun-rumah-anti-boncos</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ YOGYAKARTA — Kekhawatiran terhadap biaya pembangunan rumah yang membengkak masih menjadi persoalan umum di tengah masyarakat. Tidak sedikit calon pemilik rumah yang merasa cemas menghadapi proses pembangunan karena minimnya perencanaan serta kurangnya transparansi anggaran. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>YOGYAKARTA — </strong>Kekhawatiran terhadap biaya pembangunan rumah yang membengkak masih menjadi persoalan umum di tengah masyarakat. Tidak sedikit calon pemilik rumah yang merasa cemas menghadapi proses pembangunan karena minimnya perencanaan serta kurangnya transparansi anggaran.</p><p>Menjawab persoalan tersebut, Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) bersama Shaqueena Construction menghadirkan webinar edukatif bertajuk SUMU Catalyst pada Jumat (8/5). Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai strategi membangun rumah yang lebih terarah, efisien, dan minim risiko pemborosan biaya.</p><p>Dalam webinar tersebut, peserta diajak memahami berbagai tantangan nyata di dunia konstruksi, mulai dari penyusunan konsep hunian hingga pengelolaan teknis selama proses pembangunan berlangsung.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/05/116a087801110da.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="107945" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Sat, 16 May 2026 13:59:08 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>SUMU Sidoarjo Perkuat Daya Saing UMKM, Kopdar Jadi Ajang Buka Peluang Bisnis hingga Ekspor</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/sumu-sidoarjo-perkuat-daya-saing-umkm-kopdar-jadi-ajang-buka-peluang-bisnis-hingga-ekspor</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/sumu-sidoarjo-perkuat-daya-saing-umkm-kopdar-jadi-ajang-buka-peluang-bisnis-hingga-ekspor</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ SIDOARJO — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui Kopdar SUMU Sidoarjo bertema "Big Deal, Big Opportunity" yang digelar pada Sabtu (1/8). ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>SIDOARJO —</strong> Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui Kopdar SUMU Sidoarjo bertema <em>"Big Deal, Big Opportunity"</em> yang digelar pada Sabtu (1/8).</p><p>Kegiatan ini mempertemukan pelaku usaha, UMKM, profesional, dan komunitas bisnis dari berbagai sektor untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih strategis.</p><p>Mengusung semangat membangun ekosistem bisnis yang saling menguatkan, Kopdar SUMU Sidoarjo tidak hanya menghadirkan sesi berbagi ilmu dari para praktisi, tetapi juga menjadi ruang lahirnya berbagai peluang kerja sama yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM menuju pasar nasional hingga internasional.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/08/116a7034317f98e.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="745040" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 13:28:38 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Redaksi MediaMU</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Dari Laba ke Kas Nyata, Ikhtiar Saudagar Muhammadiyah Bogor Bangun Bisnis yang Sehat</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/dari-laba-ke-kas-nyata-ikhtiar-saudagar-muhammadiyah-bogor-bangun-bisnis-yang-sehat</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/dari-laba-ke-kas-nyata-ikhtiar-saudagar-muhammadiyah-bogor-bangun-bisnis-yang-sehat</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ BOGOR — Di tengah dinamika ekonomi yang kian menantang, banyak pelaku usaha masih menjadikan besarnya omzet atau laba sebagai tolok ukur utama keberhasilan bisnis. Padahal, keuntungan yang tercatat dalam laporan keuangan belum tentu mencerminkan kondisi keuangan yang benar-benar sehat. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>BOGOR</strong> <strong>—</strong> Di tengah dinamika ekonomi yang kian menantang, banyak pelaku usaha masih menjadikan besarnya omzet atau laba sebagai tolok ukur utama keberhasilan bisnis. Padahal, keuntungan yang tercatat dalam laporan keuangan belum tentu mencerminkan kondisi keuangan yang benar-benar sehat.</p><p>Kesadaran inilah yang menjadi benang merah dalam Kopi Darat (Kopdar) Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Bogor Raya yang digelar pekan lalu di PT Mudalaya Energy Indonesia, Kabupaten Bogor. Mengusung tema "Strategi Saudagar Lokal Naik Kelas &amp; Berdaya Finansial", kopdar tersebut menjadi ruang belajar sekaligus ajang konsolidasi bagi para pelaku UMKM untuk memperkuat fondasi usaha mereka.</p><p>Diskusi berlangsung interaktif. Para peserta tidak hanya memanfaatkan forum untuk memperluas jejaring, tetapi juga mencari solusi atas persoalan yang kerap dihadapi para pengusaha: mengapa bisnis tampak menghasilkan keuntungan, namun kas sering kali tidak tersedia saat dibutuhkan.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/07/116a6448f5e01df.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="119074" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Sat, 25 Jul 2026 12:26:45 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Redaksi MediaMU</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Business Gathering UMKM Jatim 2026: Blockchain Dinilai Jadi Kunci Membangun Kepercayaan dan Daya Saing UMKM</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/business-gathering-umkm-jatim-2026-blockchain-dinilai-jadi-kunci-membangun-kepercayaan-dan-daya-saing-umkm</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/business-gathering-umkm-jatim-2026-blockchain-dinilai-jadi-kunci-membangun-kepercayaan-dan-daya-saing-umkm</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ TULUNGAGUNG — Teknologi blockchain dinilai tidak lagi sebatas identik dengan aset kripto, tetapi telah berkembang menjadi infrastruktur yang mampu membangun kepercayaan, meningkatkan efisiensi, dan membuka peluang baru bagi pelaku usaha di era ekonomi digital. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>TULUNGAGUNG</strong> <strong>—</strong> Teknologi <em>blockchain</em> dinilai tidak lagi sebatas identik dengan aset kripto, tetapi telah berkembang menjadi infrastruktur yang mampu membangun kepercayaan, meningkatkan efisiensi, dan membuka peluang baru bagi pelaku usaha di era ekonomi digital.</p><p>Hal tersebut disampaikan Dosen Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada sekaligus Penasihat Serikat Blockchain Muhammadiyah, Ir. Noor Akhmad Setiawan, M.T., Ph.D., saat menjadi narasumber dalam sesi <em>Business Opportunity: Omnichannel &amp; Blockchain</em> UMKM pada <em>Business Gathering </em>UMKM Jawa Timur 2026. Acara yang diselenggarakan LP UMKM PWM Jawa Timur bersama Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) itu berlangsung di Hall Masjid Al-Fattah, Tulungagung, Jumat (18/7).</p><p>Mengusung tema "<em>Blockchain</em> untuk Pengusaha Muslim: Membangun Amanah, Efisiensi, dan Peluang Bisnis Global di Era Digital", Noor menjelaskan bahwa esensi blockchain terletak pada kemampuannya membangun sistem kepercayaan dalam setiap transaksi bisnis.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/07/116a60a0cb68c74.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="212465" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Wed, 22 Jul 2026 17:52:36 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Redaksi MediaMU</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Muhammadiyah Perkuat Agenda Industrialisasi Lewat Business Gathering UMKM Jawa Timur 2026</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/muhammadiyah-perkuat-agenda-industrialisasi-lewat-business-gathering-umkm-jawa-timur-2026</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/muhammadiyah-perkuat-agenda-industrialisasi-lewat-business-gathering-umkm-jawa-timur-2026</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ TULUNGAGUNG — Lembaga Pengembang UMKM (LP UMKM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur bersama Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) sukses menyelenggarakan Business Gathering UMKM Jawa Timur 2026 di Hall Masjid Al-Fattah, Tulungagung, Sabtu (18/7). Agenda ini menjadi ajang konsolidasi pelaku usaha Muhammadiyah, UMKM, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat peran ekonomi umat sekaligus mendorong agenda industrialisasi berbasis kolaborasi. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>TULUNGAGUNG</strong> <strong>— </strong>Lembaga Pengembang UMKM (LP UMKM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur bersama Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) sukses menyelenggarakan <em>Business Gathering</em> UMKM Jawa Timur 2026 di Hall Masjid Al-Fattah, Tulungagung, Sabtu (18/7). Agenda ini menjadi ajang konsolidasi pelaku usaha Muhammadiyah, UMKM, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat peran ekonomi umat sekaligus mendorong agenda industrialisasi berbasis kolaborasi.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) sekaligus Wakil Ketua LP UMKM Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ghufron Mustaqim, S.I.P., M.P.A., menegaskan bahwa industrialisasi Muhammadiyah tidak cukup diwujudkan hanya dengan menambah jumlah pelaku usaha.</p><p>"Yang jauh lebih penting adalah membangun ekosistem bisnis yang saling terhubung, terintegrasi, dan mampu menciptakan nilai tambah di setiap mata rantai usaha," ujarnya di hadapan ratusan pelaku UMKM dan pengusaha Muhammadiyah dari berbagai daerah di Jawa Timur.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/07/116a5df3fd6d76c.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="241582" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 17:10:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Redaksi MediaMU</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>SUMU Jakarta dan Universitas Al Azhar Indonesia Kolaborasi Strategis Pemanfaatan AI</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/sumu-jakarta-dan-universitas-al-azhar-indonesia-kolaborasi-strategis-pemanfaatan-ai</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/sumu-jakarta-dan-universitas-al-azhar-indonesia-kolaborasi-strategis-pemanfaatan-ai</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ JAKARTA — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Jakarta melakukan audiensi dan penjajakan kerja sama strategis dengan Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) sebagai langkah awal membangun sinergi antara ekosistem dunia usaha dan perguruan tinggi. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>JAKARTA — </strong>Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Jakarta melakukan audiensi dan penjajakan kerja sama strategis dengan Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) sebagai langkah awal membangun sinergi antara ekosistem dunia usaha dan perguruan tinggi.</p><p>Pertemuan yang berlangsung di kampus Universitas Al Azhar Indonesia pada Kamis (9/7) tersebut menjadi forum diskusi untuk mengidentifikasi berbagai peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, khususnya dalam bidang pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau <em>Artificial Intelligence</em> (AI), kewirausahaan, inkubasi bisnis, pengembangan talenta, penelitian, pelatihan, dan penguatan jejaring dunia usaha.</p><p>Audiensi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Universitas Al Azhar Indonesia, yaitu Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UAI Dr. Damayanti Wardyaningrum, S.E., M.Si., Direktur Kemitraan dan Kantor Urusan Internasional UAI Dr. M. Ghozali Moenawar, Lc., M.M., serta Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UAI Dr. Nanang Haroni, S.Ag., M.Si.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/07/116a52042ac742c.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="505665" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 15:53:07 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Redaksi MediaMU</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>SUMU Bogor Raya Perkuat Ekosistem Ekonomi Umat, Luncurkan Pilot Project KopiMU</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/sumu-bogor-raya-perkuat-ekosistem-ekonomi-umat-luncurkan-pilot-project-kopimu</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/sumu-bogor-raya-perkuat-ekosistem-ekonomi-umat-luncurkan-pilot-project-kopimu</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ BOGOR — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Koordinator Daerah (Korda) Bogor Raya terus memperkuat gerakan ekonomi umat berbasis kolaborasi dan nilai-nilai Islam melalui agenda Silaturahmi Rutin yang diselenggarakan di Kantor BKsPPI Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Sabtu (13/6). Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi antaranggota sekaligus momentum peluncuran pilot project bisnis kolaboratif bertajuk KopiMU. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>BOGOR — </strong>Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Koordinator Daerah (Korda) Bogor Raya terus memperkuat gerakan ekonomi umat berbasis kolaborasi dan nilai-nilai Islam melalui agenda Silaturahmi Rutin yang diselenggarakan di Kantor BKsPPI Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Sabtu (13/6). Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi antaranggota sekaligus momentum peluncuran <em>pilot project</em> bisnis kolaboratif bertajuk KopiMU.</p><p>Pertemuan tersebut dihadiri para pengusaha, akademisi, profesional, dan pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha yang tergabung dalam jejaring SUMU Bogor Raya. Selain mempererat silaturahmi, forum ini juga menjadi wadah untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam membangun kemandirian ekonomi umat yang berkelanjutan.</p><p>Sekretaris Jenderal SUMU Bogor Raya, Roby Kurniawan, S.E., saat membuka kegiatan menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan forum silaturahmi sebagai sarana memperkuat jaringan dan melahirkan berbagai gagasan kolaboratif.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/06/116a310defa4748.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="101383" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Tue, 16 Jun 2026 08:49:11 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>SUMU Tulungagung Dorong Pelaku Usaha Bangun Bisnis Sehat Lewat Sinau Bareng Struktur Organisasi</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/sumu-tulungagung-dorong-pelaku-usaha-bangun-bisnis-sehat-lewat-sinau-bareng-struktur-organisasi</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/sumu-tulungagung-dorong-pelaku-usaha-bangun-bisnis-sehat-lewat-sinau-bareng-struktur-organisasi</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ TULUNGAGUNG — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung menggelar kegiatan Sinau Bareng: Struktur Organisasi Sesuai Model Bisnis pada Ahad (7/6) di Aula Masjid Al Fattah Tulungagung. Kegiatan ini diselenggarakan bersama Pecah Telur, Rapiin Organizer, serta sejumlah komunitas dan organisasi kewirausahaan, di antaranya HIPMI Tulungagung dan TDA Tulungagung. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>TULUNGAGUNG — </strong>Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung menggelar kegiatan Sinau Bareng: Struktur Organisasi Sesuai Model Bisnis pada Ahad (7/6) di Aula Masjid Al Fattah Tulungagung. Kegiatan ini diselenggarakan bersama Pecah Telur, Rapiin Organizer, serta sejumlah komunitas dan organisasi kewirausahaan, di antaranya HIPMI Tulungagung dan TDA Tulungagung.</p><p>Sekitar 40 peserta dari berbagai latar belakang usaha, komunitas bisnis, dan organisasi di Kabupaten Tulungagung mengikuti kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut. Hadir sebagai narasumber utama, Alfath, praktisi manajemen sumber daya manusia dan tata kelola organisasi.</p><p>Melalui forum ini, peserta diajak memahami bahwa pertumbuhan bisnis tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menjual produk atau strategi pemasaran. Struktur organisasi yang jelas, pembagian tugas yang tepat, serta tata kelola yang sesuai dengan model bisnis menjadi faktor penting dalam membangun usaha yang sehat dan berkelanjutan.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/06/116a2bfee4bd962.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="795879" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Fri, 12 Jun 2026 12:43:42 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>SUMU Buka Program Exclusive Business Trip ke Yiwu, Dorong Pengusaha Akses Produk Langsung dari Pabrik</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/sumu-buka-program-exclusive-business-trip-ke-yiwu-dorong-pengusaha-akses-produk-langsung-dari-pabrik</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/sumu-buka-program-exclusive-business-trip-ke-yiwu-dorong-pengusaha-akses-produk-langsung-dari-pabrik</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ BANYUMAS — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) kembali menghadirkan program pengembangan jejaring bisnis internasional melalui kegiatan Exclusive Business Trip ke Yiwu, Zhejiang, Tiongkok, yang akan digelar pada 13–17 Agustus 2026. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>BANYUMAS — </strong>Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) kembali menghadirkan program pengembangan jejaring bisnis internasional melalui kegiatan <em>Exclusive Business Trip</em> ke Yiwu, Zhejiang, Tiongkok, yang akan digelar pada 13–17 Agustus 2026.</p><p>Program tersebut dirancang untuk membuka peluang lebih luas bagi para pengusaha, pelaku UMKM, maupun calon importir agar dapat menjalin koneksi langsung dengan pusat perdagangan dunia sekaligus memperoleh produk dengan harga pabrik.</p><p>Koordinator Daerah (Korda) SUMU Banyumas sekaligus PIC Program, Brili Agung, mengatakan Yiwu merupakan salah satu kota perdagangan terbesar di dunia yang dikenal sebagai pusat distribusi jutaan produk dari berbagai sektor industri.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/05/1169fdfc9f928e0.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="337727" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Fri, 08 May 2026 15:11:05 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Webinar SUMU CATALYST Kupas Strategi Bangun Bisnis Snack Modern dari Skala Rumahan hingga Retail</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/webinar-sumu-catalyst-kupas-strategi-bangun-bisnis-snack-modern-dari-skala-rumahan-hingga-retail</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/webinar-sumu-catalyst-kupas-strategi-bangun-bisnis-snack-modern-dari-skala-rumahan-hingga-retail</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ LUWU UTARA — Webinar SUMU CATALYST bertajuk “Dari Recehan ke Ratusan Juta: Bangun Pabrik Snack Sendiri &amp; Kuasai Pasar dari Warung hingga Retail Modern” sukses digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu (16/5). ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>LUWU UTARA —</strong> Webinar SUMU CATALYST bertajuk “Dari Recehan ke Ratusan Juta: Bangun Pabrik <em>Snack</em> Sendiri &amp; Kuasai Pasar dari Warung hingga Retail Modern” sukses digelar secara daring melalui <em>Zoom Meeting</em> pada Sabtu (16/5).</p><p>Kegiatan yang diinisiasi Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) bersama Malindo Area tersebut menghadirkan sang CEO sekaligus konsultan bisnis kudapan/<em>snack</em> kering, Rikardi Putra Nugraha, sebagai narasumber utama.</p><p>Webinar ini mendapat sambutan antusias dari peserta berbagai daerah. Peserta yang hadir terdiri atas pelaku UMKM hingga masyarakat umum yang tertarik memulai usaha di sektor pangan ringan atau <em>snack</em>.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/05/116a0d615b26fa9.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="181376" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Wed, 20 May 2026 07:23:57 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>SUMU Tulungagung Gelar Rakerda dan Halal Bihalal, Perkuat Sinergi Pengusaha Berkemajuan</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/sumu-tulungagung-gelar-rakerda-dan-halal-bihalal-perkuat-sinergi-pengusaha-berkemajuan</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/sumu-tulungagung-gelar-rakerda-dan-halal-bihalal-perkuat-sinergi-pengusaha-berkemajuan</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ TULUNGAGUNG — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal, mengusung tema “Menyatukan Langkah untuk Menjadi Pengusaha Berkemajuan Bersama SUMU Tulungagung.” ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>TULUNGAGUNG — </strong>Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal, mengusung tema “Menyatukan Langkah untuk Menjadi Pengusaha Berkemajuan Bersama SUMU Tulungagung.”</p><p>Kegiatan yang berlangsung di Aula Masjid Al Fattah Tulungagung pada Jum'at (17/4) ini dihadiri oleh jajaran pengurus serta anggota SUMU Tulungagung. Acara berjalan lancar dengan suasana penuh kebersamaan dan semangat kolaboratif.</p><p>Rakerda menjadi forum strategis dalam menentukan arah kebijakan organisasi ke depan, khususnya dalam merumuskan program kerja selama periode kepengurusan. Berbagai bidang menjadi fokus pembahasan, mulai dari koordinasi wilayah, kesekretariatan dan keuangan, hingga penguatan organisasi, dakwah, serta pengembangan usaha.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/04/1169e35f71aa5ee.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="141426" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Sat, 18 Apr 2026 10:40:26 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>SUMU Tulungagung Gelar Sinau Bareng Affiliate, Bekali Pelaku Usaha Kuasai Peluang Bisnis Digital</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/sumu-tulungagung-gelar-sinau-bareng-affiliate-bekali-pelaku-usaha-kuasai-peluang-bisnis-digital</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/sumu-tulungagung-gelar-sinau-bareng-affiliate-bekali-pelaku-usaha-kuasai-peluang-bisnis-digital</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ TULUNGAGUNG — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung kembali menggelar program pengembangan kapasitas anggota melalui kegiatan “Sinau Bareng SUMU Tulungagung” bertema Affiliate TikTok dan Shopee, Rabu (13/5). ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>TULUNGAGUNG — </strong>Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung kembali menggelar program pengembangan kapasitas anggota melalui kegiatan “Sinau Bareng SUMU Tulungagung” bertema <em>Affiliate</em> TikTok dan Shopee, Rabu (13/5).</p><p>Kegiatan yang berlangsung di Kopi Pa’i, Gang Roda, Ngunut, Tulungagung itu menjadi bagian dari program kerja Bidang Usaha dan Akselerasi SUMU Tulungagung yang dipimpin Agung Hartadi, CEO Pecah Telur. Acara diikuti anggota SUMU serta masyarakat umum yang antusias mempelajari peluang bisnis digital melalui affiliate marketing.</p><p>Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mulai dari dasar-dasar <em>affiliate marketing</em>, strategi membangun konten, teknik <em>live selling</em>, hingga pentingnya menjaga konsistensi dalam mengembangkan akun affiliate di platform digital seperti TikTok dan Shopee.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/05/116a0879086211a.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="214071" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Sat, 16 May 2026 14:03:33 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Senior Internet Marketers Ajak Pengusaha Muhammadiyah Beralih ke Iklan Digital Cerdas</title>
                    <link>https://news.mediamu.com/senior-internet-marketers-ajak-pengusaha-muhammadiyah-beralih-ke-iklan-digital-cerdas</link>
                    <guid>https://news.mediamu.com/senior-internet-marketers-ajak-pengusaha-muhammadiyah-beralih-ke-iklan-digital-cerdas</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ SLEMAN — Tantangan dunia periklanan digital kian kompleks seiring meningkatnya persaingan dan perubahan perilaku pasar yang sangat cepat. Banyak pelaku bisnis mengeluhkan anggaran iklan yang terus terkuras tanpa hasil signifikan. Kondisi ini mendorong lahirnya pendekatan baru dalam pengelolaan iklan digital yang lebih adaptif dan efisien. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>SLEMAN —</strong> Tantangan dunia periklanan digital kian kompleks seiring meningkatnya persaingan dan perubahan perilaku pasar yang sangat cepat. Banyak pelaku bisnis mengeluhkan anggaran iklan yang terus terkuras tanpa hasil signifikan. Kondisi ini mendorong lahirnya pendekatan baru dalam pengelolaan iklan digital yang lebih adaptif dan efisien.</p><p>Senior Internet Marketers, Rohmat Rizky Saputra, dalam Kopdar Akbar SUMU 2026 hari Ahad (1/2) pada sesi <em>workshop</em> bertemakan "<em>Demo Tools</em> untuk Mempermudah di Meta dan dapatkan <em>Produk Winning</em>" menilai bahwa masalah utama iklan digital saat ini bukan semata pada besaran anggaran, melainkan pada sistem dan strategi yang masih dijalankan secara manual. </p><p>“Saat ini kita hidup di era perang iklan. Kalau masih mengandalkan cara manual, pelaku bisnis akan terus tertinggal karena sistem tersebut lambat merespons perubahan pasar,” ujarnya.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/02/1156981a72163477.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="135743" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Tue, 03 Feb 2026 07:46:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>SUMU Dorong Pengusaha Manfaatkan Teknologi untuk Kelola Bisnis, Sediakan Layanan Instalasi AI Open Claw</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/sumu-dorong-pengusaha-manfaatkan-teknologi-untuk-kelola-bisnis-sediakan-layanan-instalasi-ai-open-claw</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/sumu-dorong-pengusaha-manfaatkan-teknologi-untuk-kelola-bisnis-sediakan-layanan-instalasi-ai-open-claw</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ YOGYAKARTA — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) terus mendorong para pengusaha, khususnya pelaku UMKM, untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dalam pengelolaan usaha. Salah satu langkah strategis yang kini dihadirkan adalah layanan asistensi instalasi business assistant berbasis kecerdasan buatan (AI) melalui platform Open Claw AI. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>YOGYAKARTA — </strong>Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) terus mendorong para pengusaha, khususnya pelaku UMKM, untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dalam pengelolaan usaha. Salah satu langkah strategis yang kini dihadirkan adalah layanan asistensi instalasi <em>business assistant</em> berbasis kecerdasan buatan (AI) melalui platform Open Claw AI.</p><p><em>AI Platform Engineer</em> SUMU, Juliardi Fajar, mengatakan bahwa transformasi digital menjadi kebutuhan mendesak bagi pelaku usaha di tengah persaingan bisnis yang semakin dinamis.</p><p>“Persaingan bisnis hari ini tidak hanya soal pemasaran, tetapi juga bagaimana pelaku usaha mampu mengelola operasional secara efisien dan mengambil keputusan berbasis data. Teknologi AI hadir untuk membantu proses tersebut agar lebih cepat, rapi, dan terukur,” ujar Juliardi dalam keterangannya pada Senin (4/5).</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/05/1169faa4b09d10e.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="180489" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Wed, 06 May 2026 02:17:48 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Perdana, SUMU Luncurkan dan Gelar Workshop Blockchain untuk Pengusaha Muhammadiyah</title>
                    <link>https://news.mediamu.com/perdana-sumu-luncurkan-dan-gelar-workshop-blockchain-untuk-pengusaha-muhammadiyah</link>
                    <guid>https://news.mediamu.com/perdana-sumu-luncurkan-dan-gelar-workshop-blockchain-untuk-pengusaha-muhammadiyah</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ SLEMAN — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) meluncurkan dan menggelar Workshop Blockchain untuk Pengusaha Muhammadiyah pada Sabtu (31/1). Ini merupakan bagian dari rangkaian acara Kopdar Akbar Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) 2026 yang berlangsung di Graha Kinasih Kaliurang, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>SLEMAN — </strong>Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) meluncurkan dan menggelar Workshop Blockchain untuk Pengusaha Muhammadiyah pada Sabtu (31/1). Ini merupakan bagian dari rangkaian acara Kopdar Akbar Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) 2026 yang berlangsung di Graha Kinasih Kaliurang, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.</p><p>Workshop tersebut mengusung tema “Blockchain untuk Pengusaha Muhammadiyah: Urgensi, Inovasi, dan Implementasi”, dengan tujuan meningkatkan pemahaman para pelaku usaha Muhammadiyah terhadap teknologi blockchain sebagai infrastruktur digital baru. Teknologi ini dinilai memiliki potensi besar dalam memperkuat transparansi, efisiensi, serta daya saing usaha di era ekonomi digital.</p><p>Koordinator Nasional Serikat Blockchain Muhammadiyah, Jodhi Adhikaprana Sardjono, menjelaskan bahwa workshop ini dirancang tidak hanya sebagai forum pengenalan teknologi, tetapi juga sebagai ruang literasi dan diskusi strategis yang kritis dan reflektif terhadap blockchain.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/02/11697f35b661a32.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="862679" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Sun, 01 Feb 2026 11:15:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Wujudkan Ekonomi Berkemajuan dengan Inovasi Berbasis R&amp;amp;D, SUMU Kunjungi HKUST Tiongkok</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/wujudkan-ekonomi-berkemajuan-dengan-inovasi-berbasis-rd-sumu-kunjungi-hkust-tiongkok</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/wujudkan-ekonomi-berkemajuan-dengan-inovasi-berbasis-rd-sumu-kunjungi-hkust-tiongkok</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ GUANGZHOU — Dalam pandangan Muhammadiyah, Islam merupakan din al-hadlarah agama yang membawa misi peradaban dan kemajuan bagi seluruh aspek kehidupan. Dalam menghadapi tantangan ekonomi Indonesia ke depan, pendekatan konvensional yang bertumpu pada konsumsi domestik dan perdagangan komoditas semata tidak lagi memadai. Diperlukan lompatan strategis menuju transformasi ekonomi yang bertumpu pada inovasi fundamental sebagai wujud nyata semangat tajdid (pembaharuan). ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>GUANGZHOU — </strong>Dalam pandangan Muhammadiyah, Islam merupakan <em>din al-hadlarah</em> agama yang membawa misi peradaban dan kemajuan bagi seluruh aspek kehidupan. Dalam menghadapi tantangan ekonomi Indonesia ke depan, pendekatan konvensional yang bertumpu pada konsumsi domestik dan perdagangan komoditas semata tidak lagi memadai. Diperlukan lompatan strategis menuju transformasi ekonomi yang bertumpu pada inovasi fundamental sebagai wujud nyata semangat <em>tajdid</em> (pembaharuan).</p><p>Inovasi yang memberikan pencerahan tidak lahir secara instan atau sekadar dari intuisi. Ia tumbuh dari fondasi yang kokoh berupa riset dan pengembangan (<em>Research and Development</em>/R&amp;D) serta penguasaan bidang STEM (<em>Science, Technology, Engineering, and Mathematics</em>). Dalam kerangka Manhaj Islam Berkemajuan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan bagian dari pendekatan burhani, yakni pendekatan rasional dan berbasis penelitian ilmiah untuk menjawab persoalan kemanusiaan secara konkret.</p><p>Pada Jumat (23/4), Sekretaris Jenderal Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU), Ghufron Mustaqim, berkesempatan mengunjungi kampus Hong Kong University of Science and Technology (HKUST) Guangzhou, Tiongkok. Kunjungan tersebut memberikan gambaran nyata tentang bagaimana ekosistem pendidikan tinggi masa depan dirancang untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan industri.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/05/1169faa32a583f4.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="57382" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Wed, 06 May 2026 02:12:01 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Bisnis Properti Syariah Kian Diminati, SUMU Dorong Kolaborasi Developer Muhammadiyah</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/bisnis-properti-syariah-kian-diminati-sumu-dorong-kolaborasi-developer-muhammadiyah</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/bisnis-properti-syariah-kian-diminati-sumu-dorong-kolaborasi-developer-muhammadiyah</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ YOGYAKARTA — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) terus memperkuat perannya dalam membangun ekosistem kewirausahaan berbasis nilai Islam Berkemajuan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan webinar nasional bertajuk “Langkah Pertama Menjadi Developer Properti Syariah” yang digelar pada Jumat (24/) secara daring melalui Zoom Meeting, bekerja sama dengan PT Cakra Jaya Property. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>YOGYAKARTA — </strong>Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) terus memperkuat perannya dalam membangun ekosistem kewirausahaan berbasis nilai Islam Berkemajuan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan webinar nasional bertajuk “Langkah Pertama Menjadi Developer Properti Syariah” yang digelar pada Jumat (24/) secara daring melalui Zoom Meeting, bekerja sama dengan PT Cakra Jaya Property.</p><p>Webinar ini menghadirkan dua praktisi berpengalaman di bidang pengembangan properti berbasis prinsip syariah, yakni Fajar Endriyanto selaku Direktur Utama PT Cakra Jaya Property dan Adi Dwi Prasetya sebagai Business Advisor. Keduanya membagikan wawasan strategis sekaligus pengalaman praktis dalam membangun dan mengembangkan proyek properti.</p><p>Dalam paparannya, Fajar Endriyanto menegaskan bahwa bisnis properti berbasis syariah kini tidak lagi sekadar alternatif, melainkan telah menjadi kebutuhan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap transaksi yang halal, aman, dan transparan. Ia menekankan bahwa untuk menjadi developer, diperlukan pemahaman menyeluruh mulai dari perencanaan konsep kawasan, pemetaan pasar, hingga kesiapan eksekusi proyek.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/04/1169eecb7dbe304.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="92608" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Mon, 27 Apr 2026 02:36:35 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Dalam Kopdar Sumu DIY, Owner Fadkhera Beberkan Tips Bangun Tim Bisnis Ideal</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/dalam-kopdar-sumu-diy-owner-fadkhera-beberkan-tips-bangun-tim-bisnis-ideal</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/dalam-kopdar-sumu-diy-owner-fadkhera-beberkan-tips-bangun-tim-bisnis-ideal</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ YOGYA - Tim yang baik akan menjamin sebuah bisnis berjalan secara baik pula. Begitu disampaikan Wildan Salim, Owner Fadkhera, sebuah brand Pakaian Muslim terkemuka dalam paparannya pada Kopi Darat (Kopdar) Serikat Usaha Muhammadiyah (Sumu) DIY di Gedung DPD RI DIY, Rabu (6/3). ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>YOGYA</strong> - Tim yang baik akan menjamin sebuah bisnis berjalan secara baik pula. Begitu disampaikan Wildan Salim, Owner Fadkhera, sebuah brand Pakaian Muslim terkemuka dalam paparannya pada Kopi Darat (Kopdar) Serikat Usaha Muhammadiyah (Sumu) DIY di Gedung DPD RI DIY, Rabu (6/3).</p><p>Ia menuturkan demikian berdasar pengalamannya dalam mengembangkan bisnis dari brand Fadkhera. Awalnya ia bekerja sendiri dengan menjadi freelancer, harapannya agar bisa mengatur waktu dan pendapatan. Namun, kenyataanya tak demikian. Waktunya banyak yang habis dan pendapatannya mentok.</p><p>"Ketika saya solopreneur, saya merasa punya keterbatasan. Pendapatan dari pekerjaan yang dikerjakan satu orang pasti bisa ditambah jika dikerjakan lebih dari satu orang." tuturnya saat menjelaskan alasannya terjun ke dunia bisnis dengan membangun tim.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2024/03/1165e84a98a9b2c.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="653937" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Wed, 06 Mar 2024 11:16:21 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Fatan Asshidqi</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                                                                        kopdar,
                                                                                                                                                                sumu,
                                                                                                                                                                diy,
                                                                                                                                                                fadkhera,
                                                                                                                                                                tips,
                                                                                                                                                                tim bisnis,
                                                                                                                                                                ideal                                                                                                                    </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>SUMU Gandeng URUZIN, Dorong Kesadaran Legalitas sebagai Fondasi Pengembangan Bisnis</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/sumu-gandeng-uruzin-dorong-kesadaran-legalitas-sebagai-fondasi-pengembangan-bisnis</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/sumu-gandeng-uruzin-dorong-kesadaran-legalitas-sebagai-fondasi-pengembangan-bisnis</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ SIDOARJO — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) terus memperkuat perannya dalam membangun ekosistem kewirausahaan berbasis nilai dengan menggandeng PT Uruzin Solusi Bisnis dalam webinar bertajuk “Pentingnya Legalitas dalam Strategi Pengembangan Bisnis” yang digelar pada Jumat (17/4). ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>SIDOARJO —</strong> Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) terus memperkuat perannya dalam membangun ekosistem kewirausahaan berbasis nilai dengan menggandeng PT Uruzin Solusi Bisnis dalam webinar bertajuk “Pentingnya Legalitas dalam Strategi Pengembangan Bisnis” yang digelar pada Jumat (17/4).</p><p>Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha, khususnya di lingkungan Muhammadiyah, agar mampu tumbuh berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. SUMU menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mendorong pengembangan bisnis, tetapi juga memperkuat aspek fundamental seperti legalitas, perizinan, dan kepatuhan hukum.</p><p>Di tengah kompetisi usaha yang semakin kompleks, legalitas kini dipandang sebagai instrumen penting, bukan sekadar formalitas. Aspek ini berperan dalam membuka akses pembiayaan, memperluas pasar, serta meningkatkan kepercayaan mitra dan konsumen.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/04/1169e60478861ad.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="55047" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Mon, 20 Apr 2026 10:49:29 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Need, Want, dan Expectation Sebagai Solusi untuk UMKM</title>
                    <link>https://ekobiz.mediamu.com/need-want-dan-expectation-sebagai-solusi-untuk-umkm</link>
                    <guid>https://ekobiz.mediamu.com/need-want-dan-expectation-sebagai-solusi-untuk-umkm</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ YOGYA &ndash; UMKM terkadang masih tersendat dan kurang dapat berkembang, ini karena mereka berjalan sendiri-sendiri. Kata Rika Fatimah, Dosen FEB UGM sekaligus penggagas G2R Tetrapreneur, saat memaparkan materinya di acara Training of Trainer (ToT) Pendamping UMKM pada Selasa (7/11). Lebih lanjut, ia menilai akan lebih efisien apabila UMKM tersebut dikompakkan atau diseragamkan sehingga membentuk ciri khas dari UMKM itu sendiri.
 ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>YOGYA</strong> &ndash; UMKM terkadang masih tersendat dan kurang dapat berkembang, ini karena mereka berjalan sendiri-sendiri. Kata Rika Fatimah, Dosen FEB UGM sekaligus penggagas G2R Tetrapreneur, saat memaparkan materinya di acara Training of Trainer (ToT) Pendamping UMKM pada Selasa (7/11). Lebih lanjut, ia menilai akan lebih efisien apabila UMKM tersebut dikompakkan atau diseragamkan sehingga membentuk ciri khas dari UMKM itu sendiri.</p>
<p>Acara ToT Pendamping UMKM sendiri merupakan program kerja Lembaga Pendamping (LP) UMKM PWM DIY. Diselenggarakan perdana di Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), acara ini menggandeng Global Gotong Royong (G2R) DIY. Begitu seperti yang dilaporkan Farid Ma&rsquo;ruf selaku ketua LP UMKM PWM DIY dalam sambutannya.</p>
<p>Hadir dalam acara ini sembilan belas peserta dari LP UMKM tingkat wilayah dan daerah se-Yogyakarta, LPCR PM PWM DIY, dan Lazismu DIY.</p>
 ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2023/11/11654b4f93e7f5c.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="91332" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Wed, 08 Nov 2023 09:08:15 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Redaksi MediaMU</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                                                                        lp umkm diy,
                                                                                                                                                                muhammadiyah,
                                                                                                                                                                solusi,
                                                                                                                                                                umkm                                                                                                                    </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Peluang Investasi Rp5–8 Miliar untuk Brand D2C: SUMU Fasilitasi Networking dengan Investor Strategis</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/peluang-investasi-rp58-miliar-untuk-brand-d2c-sumu-fasilitasi-networking-dengan-investor-strategis1</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/peluang-investasi-rp58-miliar-untuk-brand-d2c-sumu-fasilitasi-networking-dengan-investor-strategis1</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ YOGYAKARTA — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) terus memperkuat komitmennya dalam membuka akses permodalan sekaligus memperluas jejaring strategis bagi para anggotanya. Salah satu langkah konkret yang saat ini tengah diupayakan adalah memfasilitasi koneksi antara pelaku usaha anggota SUMU dengan investor modal ventura (venture capital/VC) yang memiliki ketertarikan khusus pada sektor consumer brand di Indonesia. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>YOGYAKARTA — </strong>Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) terus memperkuat komitmennya dalam membuka akses permodalan sekaligus memperluas jejaring strategis bagi para anggotanya. Salah satu langkah konkret yang saat ini tengah diupayakan adalah memfasilitasi koneksi antara pelaku usaha anggota SUMU dengan investor modal ventura (<em>venture capital</em>/VC) yang memiliki ketertarikan khusus pada sektor consumer brand di Indonesia.</p><p>Inisiatif ini bermula dari komunikasi yang dijalin oleh Ghufron Mustaqim, Wakil Ketua Lembaga Pengembang (LP) UMKM PP Muhammadiyah sekaligus Penanggung Jawab SUMU, dengan pendiri sebuah fund investasi baru yang tengah memulai aktivitasnya di Indonesia. Berbeda dengan sebagian besar <em>venture capital</em> yang berorientasi pada pertumbuhan eksponensial dan target <em>exit</em> dalam jangka waktu tertentu, investor ini mengusung pendekatan yang lebih berkelanjutan.</p><p>“Mereka tidak sekadar mencari pertumbuhan cepat, tetapi lebih fokus pada bisnis yang sehat, stabil, dan memiliki potensi jangka panjang. Ini menjadi peluang yang sangat relevan bagi banyak pelaku usaha anggota SUMU yang ingin bertumbuh secara berkelanjutan tanpa tekanan exit,” ujar Ghufron pada Rabu (15/4).</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/04/1169e0ef46276fa.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="135947" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Thu, 16 Apr 2026 14:16:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Dari Silaturahmi Menuju Kolaborasi, Bukber SUMU DIY Perkuat Jejaring Pengusaha Muhammadiyah</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/dari-silaturahmi-menuju-kolaborasi-bukber-sumu-diy-perkuat-jejaring-pengusaha-muhammadiyah</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/dari-silaturahmi-menuju-kolaborasi-bukber-sumu-diy-perkuat-jejaring-pengusaha-muhammadiyah</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ YOGYAKARTA — Koordinator Daerah Serikat Usaha Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (Korda SUMU DIY) menggelar kegiatan Buka Bersama Ramadan 1447 H di Ballroom Hotel SM Tower Malioboro, Ngampilan, Kota Yogyakarta, Selasa (10/3). ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>YOGYAKARTA —</strong> Koordinator Daerah Serikat Usaha Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (Korda SUMU DIY) menggelar kegiatan Buka Bersama Ramadan 1447 H di Ballroom Hotel SM Tower Malioboro, Ngampilan, Kota Yogyakarta, Selasa (10/3).</p><p>Mengusung tema “Menguatkan Jaringan, Melipatgandakan Keberkahan”, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah strategis untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi di antara para pengusaha Muhammadiyah di wilayah DIY.</p><p>Suasana kebersamaan terasa hangat sejak awal acara. Para anggota SUMU DIY, mitra strategis, serta sejumlah tokoh Muhammadiyah berkumpul dalam momentum Ramadan yang sarat nilai spiritual sekaligus peluang memperluas kolaborasi ekonomi. Melalui kegiatan ini, SUMU DIY berupaya memperkuat ekosistem usaha yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai Islam berkemajuan.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/03/1169b146159f612.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="861070" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Wed, 11 Mar 2026 10:44:16 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Launching One Muhammadiyah Brand UMKM, Perkuat Kolaborasi dan Pasar Warga Persyarikatan</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/launching-one-muhammadiyah-brand-umkm-perkuat-kolaborasi-dan-pasar-warga-persyarikatan</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/launching-one-muhammadiyah-brand-umkm-perkuat-kolaborasi-dan-pasar-warga-persyarikatan</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ YOGYAKARTA — Lembaga Pengembang UMKM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (LP UMKM PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Koordinator Daerah Serikat Usaha Muhammadiyah (Korda SUMU) DIY menggelar Silaturahmi dan Buka Bersama pada Selasa (10/3) di Ballroom Suara Muhammadiyah (SM) Tower. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>YOGYAKARTA —</strong> Lembaga Pengembang UMKM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (LP UMKM PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Koordinator Daerah Serikat Usaha Muhammadiyah (Korda SUMU) DIY menggelar Silaturahmi dan Buka Bersama pada Selasa (10/3) di Ballroom Suara Muhammadiyah (SM) Tower.</p><p>Kegiatan ini menjadi momentum mempererat jejaring pelaku usaha Muhammadiyah sekaligus meluncurkan One Muhammadiyah Brand UMKM, sebuah inisiatif penguatan produk usaha warga dengan identitas merek bersama.</p><p>Koordinator Daerah SUMU DIY, Tanaka Hirataro Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan pelaku usaha SUMU se-DIY yang telah hadir, baik dari Sleman, Yogyakarta, Bantul, maupun daerah sekitarnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para sponsor dan mitra yang mendukung kegiatan tersebut.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/03/1169b1461684b87.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="92350" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Wed, 11 Mar 2026 10:39:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Bukber dan Tausyiah Ramadan SUMU Bogor Raya Teguhkan Ikhtiar Pengusaha Muslim Berkemajuan</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/bukber-dan-tausyiah-ramadan-sumu-bogor-raya-teguhkan-ikhtiar-pengusaha-muslim-berkemajuan</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/bukber-dan-tausyiah-ramadan-sumu-bogor-raya-teguhkan-ikhtiar-pengusaha-muslim-berkemajuan</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ BOGOR — Suasana hangat penuh ukhuwah mewarnai kegiatan Buka Bersama dan Tausyiah Ramadan 1447 H yang diselenggarakan Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Bogor Raya. Acara digelar di Kantor Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI) Pusat, Bogor, sebagai ajang silaturahmi sekaligus penguatan spiritual dan ekonomi bagi pengusaha muslim, profesional, dan komunitas muslim di wilayah Bogor Raya. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>BOGOR —</strong> Suasana hangat penuh ukhuwah mewarnai kegiatan Buka Bersama dan Tausyiah Ramadan 1447 H yang diselenggarakan Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Bogor Raya. Acara digelar di Kantor Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI) Pusat, Bogor, sebagai ajang silaturahmi sekaligus penguatan spiritual dan ekonomi bagi pengusaha muslim, profesional, dan komunitas muslim di wilayah Bogor Raya.</p><p>Rangkaian kegiatan dimulai pukul 16.00 WIB dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan dan tilawah Al-Quran oleh Alfarisi Alhafidz yang menambah kekhidmatan suasana menjelang berbuka.</p><p>Ketua SUMU Bogor Raya, Anang Yudi Riswanto, S.T., M.M., dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun jejaring pengusaha muslim yang solid dan berorientasi pada kemaslahatan umat.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/03/11369a6bec06e61d.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="182173" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Tue, 03 Mar 2026 10:41:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Serikat Usaha Muhammadiyah Dorong Model Wirausaha Berkeadilan dan Berkemajuan</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/serikat-usaha-muhammadiyah-dorong-model-wirausaha-berkeadilan-dan-berkemajuan</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/serikat-usaha-muhammadiyah-dorong-model-wirausaha-berkeadilan-dan-berkemajuan</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ YOGYAKARTA — Muhammadiyah terus meneguhkan komitmennya menghadirkan model ekonomi yang berkeadilan dan berkemajuan. Salah satu pijakan ideologisnya adalah Risalah Islam Berkemajuan (RIB), dokumen strategis hasil Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Surakarta tahun 2022, yang dinilai merumuskan secara utuh pandangan dunia (worldview) Muhammadiyah. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>YOGYAKARTA —</strong> Muhammadiyah terus meneguhkan komitmennya menghadirkan model ekonomi yang berkeadilan dan berkemajuan. Salah satu pijakan ideologisnya adalah Risalah Islam Berkemajuan (RIB), dokumen strategis hasil Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Surakarta tahun 2022, yang dinilai merumuskan secara utuh pandangan dunia (<em>worldview</em>) Muhammadiyah.</p><p>Namun, nilai-nilai dalam risalah tersebut dinilai tidak cukup berhenti pada tataran konseptual. Ia perlu diturunkan hingga ke level praksis, termasuk dalam bidang ekonomi dan kewirausahaan.</p><p>Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) sekaligus Wakil Ketua Lembaga Pengembang UMKM PP Muhammadiyah, Muhammad Ghufron Mustaqim, dalam Pengajian Ramadan 1447 H Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang digelar Ahad (22/2) di Student Dormitory Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/02/1169a280294850f.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="565251" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Sat, 28 Feb 2026 05:39:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>SUMU Gaungkan Buku Inspirasi Pengusaha Berkemajuan, Ajak Pengusaha Muhammadiyah Abadikan Jejak Bisnis</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/sumu-gaungkan-buku-inspirasi-pengusaha-berkemajuan-ajak-pengusaha-muhammadiyah-abadikan-jejak-bisnis</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/sumu-gaungkan-buku-inspirasi-pengusaha-berkemajuan-ajak-pengusaha-muhammadiyah-abadikan-jejak-bisnis</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ YOGYAKARTA — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) mengajak para pengusaha Muhammadiyah di seluruh Indonesia untuk mengabadikan perjalanan bisnis mereka dalam buku bertajuk "Inspirasi Pengusaha Berkemajuan". ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>YOGYAKARTA — </strong>Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) mengajak para pengusaha Muhammadiyah di seluruh Indonesia untuk mengabadikan perjalanan bisnis mereka dalam buku bertajuk "Inspirasi Pengusaha Berkemajuan".</p><p>Program ini menjadi ikhtiar strategis dalam menghadirkan kisah perjuangan, nilai, dan spirit kewirausahaan sebagai sumber inspirasi sekaligus penguatan ekosistem ekonomi Muhammadiyah.</p><p>Buku tersebut rencananya akan diterbitkan oleh Suara Muhammadiyah, penerbit resmi milik Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang memiliki reputasi nasional. Cetakan perdana ditargetkan minimal 2.500 eksemplar dan akan didistribusikan melalui jaringan SUMU dan Muhammadiyah di berbagai daerah.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/02/11699986a2befe6.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="180302" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Sat, 21 Feb 2026 09:53:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Ilham Taufiq Dorong Pengusaha Muhammadiyah Raih Rp1 Miliar Pertama Lewat Social Commerce</title>
                    <link>https://news.mediamu.com/ilham-taufiq-dorong-pengusaha-muhammadiyah-raih-rp1-miliar-pertama-lewat-social-commerce</link>
                    <guid>https://news.mediamu.com/ilham-taufiq-dorong-pengusaha-muhammadiyah-raih-rp1-miliar-pertama-lewat-social-commerce</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ SLEMAN — Praktisi internet marketers dan startup builder, Ilham Taufiq, mendorong para pengusaha yang tergabung dalam Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) untuk meraih omzet Rp 1 miliar pertama melalui pemanfaatan social commerce yang terstruktur dan berkelanjutan. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>SLEMAN</strong> <strong>—</strong> Praktisi <em>internet marketers</em> dan <em>startup builder</em>, Ilham Taufiq, mendorong para pengusaha yang tergabung dalam Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) untuk meraih omzet Rp 1 miliar pertama melalui pemanfaatan <em>social commerce</em> yang terstruktur dan berkelanjutan.</p><p>Ajakan tersebut disampaikan Ilham yang juga menjabat sebagai Koordinator Nasional Serikat IMERS Muhammadiyah dalam sesi workshop bertajuk “<em>Framework &amp; Strategy Social Commerce</em>” pada rangkaian Kopdar Akbar SUMU 2026 di Graha Kinasih Kaliurang, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal 31 Januari–1 Februari 2026.</p><p>Dalam paparannya, Ilham membagikan kerangka kerja praktis bagi pelaku bisnis digital agar mampu membangun usaha yang tidak hanya bertumbuh cepat, tetapi juga memiliki fondasi yang kokoh hingga mencapai skala miliaran rupiah. Materi tersebut disusun berdasarkan pengalaman lapangan serta pemetaan karakteristik pelaku Internet Marketing dan E-Commerce Social (IMERS) di Indonesia.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/02/1156981a72e54810.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="70000" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Tue, 03 Feb 2026 07:42:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Belajar dan Bisnis Ternyata Bisa Dimulai dari Cafe Shop</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/belajar-dan-bisnis-ternyata-bisa-dimulai-dari-cafe-shop</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/belajar-dan-bisnis-ternyata-bisa-dimulai-dari-cafe-shop</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ SURABAYA – Membuka cafe kini bukan lagi sekadar menjual kopi dan menjadi tempat nongkrong. Tren baru menunjukkan bahwa coffee shop dapat berkembang menjadi pusat aktivitas produktif, ruang belajar, hingga basecamp komunitas bisnis yang berkelanjutan. Melihat peluang tersebut, SUMU Catalyst menghadirkan sebuah webinar inspiratif yang membahas strategi membangun cafe dengan konsep unik dan bernilai tinggi. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><b>SURABAYA –</b> Membuka cafe kini bukan lagi sekadar menjual kopi dan menjadi tempat nongkrong. Tren baru menunjukkan bahwa coffee shop dapat berkembang menjadi pusat aktivitas produktif, ruang belajar, hingga basecamp komunitas bisnis yang berkelanjutan. Melihat peluang tersebut, SUMU Catalyst menghadirkan sebuah webinar inspiratif yang membahas strategi membangun cafe dengan konsep unik dan bernilai tinggi.</p><p>Webinar ini menghadirkan pembicara utama Slamet Raharjo, ST, seorang praktisi bisnis sekaligus <em>internet marketer</em> yang telah berkecimpung di dunia digital marketing sejak tahun 2003. Dengan pengalaman lebih dari 14 tahun mendampingi UMKM berkembang, Slamet membagikan pengalaman nyata bagaimana mengubah sebuah garasi sederhana menjadi cafe dengan konsep kekinian yang mampu menarik berbagai kalangan.</p><p>“Cafe tidak harus melulu soal kopi dan tempat nongkrong. Dengan strategi yang tepat, cafe bisa menjadi pusat belajar sekaligus wadah kolaborasi bisnis. Dari secangkir kopi, ide besar bisa dimulai,” ujar Slamet dalam pemaparannya pada Jumat (12/9).</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2025/09/1168cea514a077d.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="93701" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Sat, 20 Sep 2025 20:02:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Forum Diskusi Bisnis BPR: Kebijakan Konsolidasi BPR&amp;BPRS Perlu Ditinjau Ulang</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/forum-diskusi-bisnis-bpr-kebijakan-konsolidasi-bpr-bprs-perlu-ditinjau-ulang</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/forum-diskusi-bisnis-bpr-kebijakan-konsolidasi-bpr-bprs-perlu-ditinjau-ulang</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ JAKARTA - Kebijakan konsolidasi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) dalam satu kepemilikan atau pemegang saham pengendali (PSP) yang sama, sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 7 Tahun 2024, menuai kritik tajam. Ketentuan yang mengharuskan penggabungan atau peleburan BPR/BPRS di wilayah pulau atau kepulauan utama ini dianggap tidak memiliki dasar hukum yang kuat dan berpotensi memperlakukan pelaku usaha secara tidak adil.&nbsp;&nbsp; ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>JAKARTA</strong> - Kebijakan konsolidasi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) dalam satu kepemilikan atau pemegang saham pengendali (PSP) yang sama, sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 7 Tahun 2024, menuai kritik tajam. Ketentuan yang mengharuskan penggabungan atau peleburan BPR/BPRS di wilayah pulau atau kepulauan utama ini dianggap tidak memiliki dasar hukum yang kuat dan berpotensi memperlakukan pelaku usaha secara tidak adil.&nbsp;&nbsp;</p><p>Kritik tersebut mengemuka dalam Seminar Konsolidasi dan Pengaruh Bisnis BPR terhadap UMKM yang diadakan oleh PT Nusantara Bona Pasogit (NBP) di Hotel Discovery Ancol, Jakarta, pada 28&ndash;30 November 2024. Seminar tersebut menghadirkan pembicara dari berbagai latar belakang, seperti Direktur Utama *Infobank* Eko B. Supriyanto, ekonom Prof. Edy Suandi Hamid, dan Presiden Direktur PT NBP Hendi Apriliyanto. Acara ini juga dihadiri oleh direksi dan komisaris dari 34 BPR yang bernaung di bawah PT NBP.&nbsp;&nbsp;</p><p></p><h3>Kritik terhadap Kebijakan Konsolidasi&nbsp;&nbsp;</h3> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2024/12/11674be40102842.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="83946" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Sun, 01 Dec 2024 11:20:47 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Fatan Asshidqi</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Dalam Dunia Bisnis, Pakar Ungkap Tiga Pilar Penting Untuk Jawab Tren Pasar</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/dalam-dunia-bisnis-pakar-ungkap-tiga-pilar-penting-untuk-jawab-tren-pasar</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/dalam-dunia-bisnis-pakar-ungkap-tiga-pilar-penting-untuk-jawab-tren-pasar</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ YOGYA - Ada tiga pilar penting yang dibutuhkan oleh seorang pengusaha untuk membangun inovasi bisnisnya, yakni asumsi, kebiasaan, dan budaya. Ketiga pilar tersebut dibutuhkan agar inovasi bisnis yang dilakukan oleh seorang pengusaha dapat menjawab segala tren pasar.&nbsp; ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>YOGYA</strong> - Ada tiga pilar penting yang dibutuhkan oleh seorang pengusaha untuk membangun inovasi bisnisnya, yakni asumsi, kebiasaan, dan budaya. Ketiga pilar tersebut dibutuhkan agar inovasi bisnis yang dilakukan oleh seorang pengusaha dapat menjawab segala tren pasar.&nbsp;</p><p>Hal inilah yang disampaikan oleh Kanda Althof Azzuhdy, pemilik brand fashion GARCA dalam acara Seminar National Conference Entrepreneur (NCE). Seminar ini merupakan rangkaian dari perlombaan Business Plan/Business Model Canvas (BMC) yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Ekonomi (HIMIE) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini dilaksanakan pada Kamis (7/3) di Ruang Sidang Gedung AR. Fakhruddin B Lantai 5 Kampus Terpadu UMY.&nbsp;</p><p>Menurutnya, dalam membangun inovasi bisnis, seorang pengusaha penting untuk membangun asumsi yang baik. Misalnya, mahasiswa mengutarakan pendapat kepada dosen, namun respon yang diberikan oleh dosen tersebut justru memberikan tekanan atau respon yang tidak sesuai dengan yang diharapkan. Sampai kemudian membuat mahasiswa tersebut menjadi takut untuk berpendapat esok harinya.&nbsp;</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2024/03/1165eb9a05320a5.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="1773820" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Fri, 08 Mar 2024 23:08:47 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Fatan Asshidqi</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                                                                        dunia,
                                                                                                                                                                bisnis,
                                                                                                                                                                pakar,
                                                                                                                                                                ungkap,
                                                                                                                                                                pilar,
                                                                                                                                                                tren,
                                                                                                                                                                pasar                                                                                                                    </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Dua Founder Start&amp;Up Terkemuka Berbagi Ilmu dan Pengalaman dalam Kopdar Sumu DIY</title>
                    <link>https://www.mediamu.com/dua-founder-start-up-terkemuka-berbagi-ilmu-dan-pengalaman-dalam-kopdar-sumu-diy</link>
                    <guid>https://www.mediamu.com/dua-founder-start-up-terkemuka-berbagi-ilmu-dan-pengalaman-dalam-kopdar-sumu-diy</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ YOGYA - Dalam Kopdar Serikat Usaha Muhammadiyah (Sumu) DIY pada Rabu (6/3) di Gedung DPD RI DIY, dua founder start-up terkemuka berbagi ilmu dan pengalamannya selama mengambangkan usaha. Mereka adalah Alfatih Timur, Co-Founder Kitabisa.com, start up bidang fundraising dan Ghufron Mustaqim, Co-Founder Evermos, start-up reseller dan dropshiper. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>YOGYA</strong> - Dalam Kopdar Serikat Usaha Muhammadiyah (Sumu) DIY pada Rabu (6/3) di Gedung DPD RI DIY, dua founder start-up terkemuka berbagi ilmu dan pengalamannya selama mengambangkan usaha. Mereka adalah Alfatih Timur, Co-Founder Kitabisa.com, start up bidang fundraising dan Ghufron Mustaqim, Co-Founder Evermos, start-up reseller dan dropshiper.</p><p>Selain menjadi founder dari start-up masing-masing, keduanya juga menjadi bagian dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Ghufron merupakan wakil ketua Lembaga Pengembang UMKM PP Muhammadiyah sedangkan Alfatih adalah Wakil Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial PP Muhammadiyah.</p><p>Ghufron Mustaqim memulai pemaparannya dengan menuturkan cara ideal menjadi seorang pengusaha. Menurutnya menjadi seorang pengusaha yang minim resiko adalah dengan menjadi profesional dalam satu bidang tertentu terlebih dahulu.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2024/03/1165e84a014f05b.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="688690" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Wed, 06 Mar 2024 11:15:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Fatan Asshidqi</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                                                                        founder,
                                                                                                                                                                start-up,
                                                                                                                                                                ilmu,
                                                                                                                                                                pengalaman,
                                                                                                                                                                kopdar,
                                                                                                                                                                sumu,
                                                                                                                                                                diy                                                                                                                    </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Dukung Perkembangan UMKM, BPR Syariah BDW Bersama Sekolah Wirausaha Aisyiyah Adakan Sharing Bersama</title>
                    <link>https://ekobiz.mediamu.com/dukung-perkembangan-umkm-bpr-syariah-bdw-bersama-sekolah-wirausaha-aisyiyah-adakan-sharing-bersama</link>
                    <guid>https://ekobiz.mediamu.com/dukung-perkembangan-umkm-bpr-syariah-bdw-bersama-sekolah-wirausaha-aisyiyah-adakan-sharing-bersama</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ YOGYA - BPR Syariah Bangun Drajat Warga (BDW) laksanakan sharing UMKM bersama Sekolah Wirausaha Aisyiyah (SWA) Kota Yogyakarta angkatan 15 di Kantor Pusat BPR Syariah Bangun Drajat Warga (11/10). SWA sendiri merupakan salah satu program unggulan yang diinisiasi oleh Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah yang kemudian diturunkan ke seluruh Pimpinan Daerah Aisyiyah di Indonesia, termasuk Kota Yogyakarta.
 ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>YOGYA</strong> - BPR Syariah Bangun Drajat Warga (BDW) laksanakan <em>sharing</em> UMKM bersama Sekolah Wirausaha Aisyiyah (SWA) Kota Yogyakarta angkatan 15 di Kantor Pusat BPR Syariah Bangun Drajat Warga (11/10). SWA sendiri merupakan salah satu program unggulan yang diinisiasi oleh Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah yang kemudian diturunkan ke seluruh Pimpinan Daerah Aisyiyah di Indonesia, termasuk Kota Yogyakarta.</p>
<p>SWA diinisiasi sebab adanya keprihatinan MEK PP Aisyiyah pada banyaknya perempuan yang terpaksa bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) sehingga mereka harus meninggalkan keluarga di tanah air. SWA peduli dan paham bahwa apabila suatu keluarga ditinggalkan oleh perempuan yang merupakan tiang utama suatu keluarga, maka dampak yang kurang baik mungkin akan dirasakan pada keluarga utamanya anak.</p>
<p>Hingga tahun 2023 ini, SWA Kota Yogyakarta telah mencetak sejumlah alumni dari sekurang-kurangnya 14 angkatan. Para alumni tersebut diharapkan dapat menjadi perempuan yang berdaya dengan keahlian-keahlian yang dimilikinya. Dalam pelaksanaannya, SWA telah memiliki kurikulum wirausaha tersendiri yang digunakan untuk mementoring para peserta.</p>
 ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2023/10/125653f95e42e69a.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="130854" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Mon, 30 Oct 2023 11:39:58 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Redaksi MediaMU</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                                                                        aisyiyah,
                                                                                                                                                                umkm,
                                                                                                                                                                wirausaha,
                                                                                                                                                                muhammadiyah,
                                                                                                                                                                sekolah wirausaha aisyiyah,
                                                                                                                                                                bpr syariah bangun drajat warga,
                                                                                                                                                                bdw                                                                                                                    </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Akses Pasar Global Membutuhkan Lebih Dari Sekedar Bisnis Konvensional</title>
                    <link>https://ekobiz.mediamu.com/akses-pasar-global-membutuhkan-lebih-dari-sekedar-bisnis-konvensional</link>
                    <guid>https://ekobiz.mediamu.com/akses-pasar-global-membutuhkan-lebih-dari-sekedar-bisnis-konvensional</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ YOGYA - Potensi di indonesia itu sangat banyak, kalau tidak ada, maka tidak mungkin ada penjajah dan pasar global cenderung menyembunyikan kekayaan alam indonesia, bahkan dari manusia Indonesianya sendiri karena mereka ingin yang terbaik itu tidak banyak diketahui orang. Begitu kata Rika Fatimah, Dosen FEB UGM sekaligus penggagas G2R Tetrapreneur, dalam membuka materinya tentang Pemasaran dan Usaha Berbasis Komunitas. Materi ini Rika sampaikan dalam seminar Lembaga Pengembang (LP) UMKM PWM DIY bertajuk &ldquo;Pentingnya Komunitas untuk UMKM dan Strategi Lolos Kurasi Ekspor&rdquo; (26/10).
 ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>YOGYA - </strong>Potensi di indonesia itu sangat banyak, kalau tidak ada, maka tidak mungkin ada penjajah dan pasar global cenderung menyembunyikan kekayaan alam indonesia, bahkan dari manusia Indonesianya sendiri karena mereka ingin yang terbaik itu tidak banyak diketahui orang. Begitu kata Rika Fatimah, Dosen FEB UGM sekaligus penggagas G2R Tetrapreneur, dalam membuka materinya tentang Pemasaran dan Usaha Berbasis Komunitas. Materi ini Rika sampaikan dalam seminar Lembaga Pengembang (LP) UMKM PWM DIY bertajuk &ldquo;Pentingnya Komunitas untuk UMKM dan Strategi Lolos Kurasi Ekspor&rdquo; (26/10).</p>
<p>Seminar yang berkolaborasi dengan Serikat Usaha Muhammadiyah (Sumu) Regional DIY tersebut dihadiri puluhan peserta binaan dari LP UMKM PWM DIY. Selain Fatimah, ada Ahmad Syauqi Soeratno, Bendahara Majelis Ekonomi Bisnis dan Pariwisata (MEBP) PP Muhammadiyah, yang juga menjadi pemateri. Turut hadir di dalamnya juga Farid Ma&rsquo;ruf, Ketua LP UMKM PWM DIY dan Afnan Hadikusumo, anggota DPD RI Provinsi DIY, yang sekaligus memberi <em>keynote speech</em> dan membuka acara.</p>
<p>Fatimah dalam pemaparannya, menjelaskan bahwa pasar global itu tidak melulu tentang ekspor. Akses ke dalamnya sama sekali tidak membutuhkan para pelaku usaha untuk mengurus dokumen-dokumen ketentuan ekspor setiap negara. Melainkan, katanya, membuat pelaku bisnis di negara lain mendirikan bisnis kita di negara mereka. Hal itu bisa dilakukan jika kita mempunyai value dalam bisnis kita, dan value itu bisa berupa ekosistem.</p>
 ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2023/10/115653bceb00d10e.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="107750" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Fri, 27 Oct 2023 14:55:02 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Redaksi MediaMU</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                                                                        pasar global,
                                                                                                                                                                serikat usaha muhammadiyah,
                                                                                                                                                                ekosistem bisnis,
                                                                                                                                                                muhammadiyah,
                                                                                                                                                                bisnis konvensional                                                                                                                    </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Sosio&amp;Religio&amp;Preneurship Menjadi Penting Dalam Membangun Usaha Berbasis Komunitas Dan Menciptakan Kebermanfaatannya</title>
                    <link>https://ekobiz.mediamu.com/sosio-religio-preneurship-menjadi-penting-dalam-membangun-usaha-berbasis-komunitas-dan-menciptakan-kebermanfaatannya</link>
                    <guid>https://ekobiz.mediamu.com/sosio-religio-preneurship-menjadi-penting-dalam-membangun-usaha-berbasis-komunitas-dan-menciptakan-kebermanfaatannya</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ YOGYA - Sosio-Religio-Preneurship adalah memastikan nilai-nilai agama yang terkait dengan kesejahteraan sosial itu bisa dijalankan dengan cara berpikir dan mental Enterpreneurship. Begitu kata Ahmad Syauqi Soeratno, Bendahara Majelis Ekonomi Bisnis dan Pariwisata (MEBP) PP Muhammadiyah, dalam membuka materinya tentang Pemasaran dan Usaha Berbasis Komunitas. Materi ini Syauqi sampaikan dalam seminar Lembaga Pengembang (LP) UMKM PWM DIY bertajuk &ldquo;Pentingnya Komunitas untuk UMKM dan Strategi Lolos Kurasi Ekspor&rdquo; (26/10).
 ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>YOGYA - </strong><em>Sosio-Religio-Preneurship</em> adalah memastikan nilai-nilai agama yang terkait dengan kesejahteraan sosial itu bisa dijalankan dengan cara berpikir dan mental <em>Enterpreneurship</em>. Begitu kata Ahmad Syauqi Soeratno, Bendahara Majelis Ekonomi Bisnis dan Pariwisata (MEBP) PP Muhammadiyah, dalam membuka materinya tentang Pemasaran dan Usaha Berbasis Komunitas. Materi ini Syauqi sampaikan dalam seminar Lembaga Pengembang (LP) UMKM PWM DIY bertajuk &ldquo;Pentingnya Komunitas untuk UMKM dan Strategi Lolos Kurasi Ekspor&rdquo; (26/10).</p>
<p>Seminar yang berkolaborasi dengan Serikat Usaha Muhammadiyah (Sumu) Regional DIY tersebut dihadiri puluhan peserta binaan dari LP UMKM PWM DIY. Selain Syauqi, ada Rika Fatimah, Dosen FEB UGM sekaligus Penggagas G2R Tetrapreneur, yang juga menjadi pemateri. Turut hadir di dalamnya juga Farid Ma&rsquo;ruf, Ketua LP UMKM PWM DIY dan Afnan Hadikusumo, anggota DPD RI Provinsi DIY, yang sekaligus memberi <em>keynote speech</em> dan membuka acara.</p>
<p><em>Sosio-Religio-Preneurship </em>menurut Syauqi amat perlu diterapkan pada usaha berbasis komunitas. Agar kemudian usaha-usaha tersebut tidak slealu terorientasi pada laba berupa uang. Ia mencontohkan dengan kasus bisnis model Multilevel Marketing (MLM), yang menurutnya hanya menekankan uang sebagai prioritas, sedang sisi sosial dan agamanya tidak.</p>
 ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2023/10/119653bc6a1b0647.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="1989024" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Fri, 27 Oct 2023 14:22:37 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Redaksi MediaMU</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                                                                        bisnis,
                                                                                                                                                                syauqi soeratno,
                                                                                                                                                                muhammadiyah,
                                                                                                                                                                sosio-religio-preneurship,
                                                                                                                                                                usaha berbasis komunitas                                                                                                                    </media:keywords>
                                    </item>
                        </channel>
</rss>