Pelajar Bogor Antusias Ikuti Sosialisasi TKA, Kemendikdasmen Dorong Kreativitas di Medsos
Jakarta, 21 September 2025 – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus menggencarkan sosialisasi dan diseminasi Tes Kemampuan Akademik (TKA). Kali ini kegiatan digelar di SMA Muhammadiyah Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/9), bekerja sama dengan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Tidak hanya sosialisasi, acara juga melibatkan partisipasi aktif siswa.
Dalam kegiatan ini, Kemendikdasmen mengajak pelajar membuat konten kreatif di media sosial dengan tagar #PendidikanBermutuUntukSemua, #AyoIkutTKA, dan #BogorSiapTKA. Beberapa karya terpilih ditampilkan melalui akun Instagram @nafissazhr, @chovomalt, @bayydpryga, dan @rifkihrlnggaa.
Selain itu, sesi simulasi TKA menghasilkan lima peserta dengan nilai tertinggi, yaitu Raditya Febriansyah, Safira Nurmozah, M. Fikri Azka Nurviman, Muhammad Fahri Meidiansyah, dan Rafi Ahmad Ridhwan.
Hadir pula Duta SMA Provinsi Jawa Barat 2025, Tazanna Neisha Batuwael, yang mengajak pelajar untuk berani mengikuti TKA sekaligus termotivasi menjadi duta SMA berikutnya. “Duta SMA adalah perpanjangan tangan Kemendikdasmen dalam menginspirasi siswa lain melalui program kreatif dan kegiatan sekolah. Kami berharap semakin banyak pelajar yang terlibat aktif, termasuk dalam mengikuti TKA,” ujar Neisha.
Para siswa peserta memberikan testimoni positif. Bulan Nabithalia menilai TKA penting untuk validasi rapor dan seleksi masuk pendidikan tinggi. “Di sekolah kami, siswa mendapat pendalaman materi secara rutin sebagai persiapan menghadapi TKA,” jelasnya. Sementara itu, Al Ghifari Ghibran menambahkan, “Kami juga harus berlatih mandiri, mengerjakan soal-soal, dan memanfaatkan simulasi TKA yang tersedia di laman resmi Kemendikdasmen.”
Pemerintah melalui Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 dan Kepmendikdasmen Nomor 95/M/2025 telah menetapkan TKA sebagai instrumen evaluasi capaian kompetensi peserta didik di jalur pendidikan formal maupun nonformal. Kehadiran TKA memastikan standar yang sama bagi lulusan SMA di seluruh Indonesia, sehingga mutu pendidikan dapat terjaga secara adil, setara, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen, Gogot Suharwoto, menegaskan bahwa TKA adalah instrumen penting untuk mengukur kemampuan akademik siswa secara objektif. “Ibarat memasak, guru sekaligus mengajar, menguji, hingga menilai hasil belajar. Hal ini rentan subjektivitas. Karena itu, tes harus dilakukan oleh pemerintah agar obyektif,” ujarnya.
Ia menambahkan, TKA hadir untuk menyatukan standar penilaian pendidikan pasca dihapuskannya Ujian Nasional. “Selama ini standar penilaian berbeda-beda antar sekolah. Dengan TKA, hasil pembelajaran dapat diukur secara objektif dan diakui secara nasional. Tes ini dilaksanakan pemerintah untuk memastikan adanya kontrol eksternal,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Kemendikdasmen, Anang Ristanto, mengimbau seluruh pelajar kelas XII yang belum mendaftar agar segera melakukan registrasi. “Kami mengimbau seluruh pelajar kelas XII yang belum mendaftar agar segera melakukan pendaftaran melalui laman resmi https://tka.kemendikdasmen.go.id/,” jelasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow