Muhammadiyah Perkuat Fondasi Keilmuan Pesantren Lewat Penyusunan Buku Ilmu Alat

Muhammadiyah Perkuat Fondasi Keilmuan Pesantren Lewat Penyusunan Buku Ilmu Alat

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Lembaga Pengembangan Pesantren (LP2) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Workshop Penyusunan Buku Ilmu Alat sebagai upaya memperkuat fondasi keilmuan di lingkungan pesantren. Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Surya Mediatama selama tiga hari, 25–27 April 2026, di Wisma PP ‘Aisyiyah, Yogyakarta.

Workshop tersebut bertujuan menyusun referensi buku ilmu alat yang mencakup Nahwu, Sharaf, Balaghah, dan Manthiq. Empat bidang itu menjadi penunjang utama dalam pembelajaran keislaman di pesantren.

Ketua LP2 PP Muhammadiyah, Maskuri, mengatakan penyusunan buku ajar tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat sistem pendidikan pesantren Muhammadiyah.

Ia menjelaskan, selama ini LP2 telah mengembangkan berbagai buku ajar, mulai dari Dirasah Islamiyah hingga materi ilmu keagamaan lainnya. Kini pengembangan diperluas ke bidang ilmu alat.

Meski demikian, Maskuri mengakui masih ada tantangan dalam implementasi, terutama terkait kompetensi guru serta kesiapan kelembagaan pesantren. Namun, ia optimistis buku-buku tersebut akan menjadi solusi pembelajaran jangka panjang.

“Saya yakin dalam 10–20 tahun ke depan, buku ajar ini akan menjadi fondasi penting bagi kemajuan Pesantren Muhammadiyah,” ujarnya.

Ketua Dewan Pakar LP2 PP Muhammadiyah, Habib Chirzin, menegaskan bahwa ilmu alat memiliki posisi penting dalam tradisi keilmuan Islam. Menurutnya, karya yang sedang disusun para penulis dapat menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.

“Ilmu alat sejak dahulu menjadi bagian tak terpisahkan dari ilmu agama. Apa yang ditulis hari ini akan menjadi legacy yang sangat berharga,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Arovah Windiani, menyampaikan bahwa para penulis telah memiliki kesamaan pandangan mengenai arah dan target penyusunan buku. Ia menargetkan buku ilmu alat tersebut dapat diluncurkan pada Juli 2026.

“Setelah kegiatan ini, para penulis akan melanjutkan penyempurnaan naskah masing-masing. Kebersamaan ini menjadi kekuatan dalam membangun Pesantren Muhammadiyah ke depan,” ujarnya.

Ketua Tim Pengembang Buku, Muhbib Abdul Wahab, menambahkan bahwa draf buku ditargetkan selesai pada pertengahan Mei 2026. Setelah itu, naskah akan memasuki tahap revisi, penyelarasan, editing, dan layouting sebelum diterbitkan.

Ia juga meminta seluruh tim penulis melakukan pengecekan ulang agar naskah siap masuk proses akhir.

LP2 PP Muhammadiyah menyatakan akan terus mendorong kemajuan pendidikan pesantren melalui pengembangan kurikulum, penyusunan buku ajar, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola pesantren yang unggul dan berkemajuan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow