Mu'allimaat Lepas 185 Siswi Kelas VI, Siap Berkontribusi bagi Perkembangan ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah

Mu'allimaat Lepas 185 Siswi Kelas VI, Siap Berkontribusi bagi Perkembangan ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah

Smallest Font
Largest Font

YOGYA — Pelepasan siswi kelas VI Madrasah Mu'allimaat Muhammadiyah Yogyakarta tahun ajaran 2024/2025 berlangsung di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sabtu (31/5).

Sebanyak 185 siswi kelas VI tahun ajaran 2024/2025 yang dilepas tersebut di antaranya 26 siswi diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan 43 siswi lainnya diterima di PTN melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). 

Di depan Ketua Umum PP ‘Aisyiyah Salmah Orbayyinah, Ketua PP Muhammadiyah Irwan Akib, BPH Madrasah Mu’allimin dan Mu’allimat Muhammad Alfian Darmawan, dan Ketua PWA DIY Widiastuti, Direktur Madrasah Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta Unik Rosyidah menyampaikan bahwa Mu’allimaat memiliki peranan penting sebagai lembaga calon ulama dan pendidik perempuan yang unggul dan berkemajuan. 

Disampaikan Unik, Mu’allimaat telah menjelma sebagai pusat laboratorium pembelajaran untuk mewujudkan kader-kader persyarikatan dan mampu bersikap inklusif, berpandangan wasthiyah, dan berpikir tajdid atau pembaruan.

Pada kesempatan tersebut Direktur Mu'allimaat berharap kepada para siswi yang telah lulus agar kuat dan mampu menghadapi masalah yang mengungkung. "Karena masalah merupakan keniscayaan dalam kehidupan dan tidak ada seorangpun yang bisa menghindarinya," tandasnya. 

Setinggi apapun capaian akademik seseorang, tanpa dibarengi akhlak yang mulia, ilmu tersebut bisa kehilangan makna dan arah. Makanya kepada para siswi yang telah lulus Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Irwan Akib, menegaskan pentingnya akhlak dalam kehidupan. 

Kali ini Irwan percaya, seluruh siswi telah menerima pengajaran akhlak selama mengenyam pendidikan 6 tahun di Mu’allimaat, sebagaimana misi Kiai Haji Ahmad Dahlan mendirikan madrasah ini. "Di mana memadukan pengetahuan umum dan pengetahuan agama," urainya. 

Katanya lagi, keberhasilan kita ke depan bukan hanya ditentukan oleh kemampuan intelektual, kecerdasan yang kita miliki, tetapi bagaimana sikap dan karakter kita. Irwan berharap lulusan Mu’allimaat akan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah di masa yang akan mendatang.

Lulusan Madrasah Mu'allimaat Muhammadiyah Yogyakarta menjadi representasi dari ulama perempuan berkemajuan. Dan ini,m sangat dibutuhkan dalam kehidupan di masa kini dan masa mendatang.

Ketua Umum PP 'Aisyiyah, Salmah Orbayyinah, mengatakan, ulama perempuan masih terus dibutuhkan dengan jumlah yang besar. "Untuk membantu dakwah-dakwah Muhammadiyah dan 'Aisyiyah di masyarakat yang lebih luas," paparnya. 

Salmah meminta kepada lulusan Mu'allimaat agar seluruh nilai-nilai positif yang telah diterima selama di Mu'allimaat harus diimplementasikan dalam kehidupan nyata.
Selain penguasaan ilmu dan pengetahuan yang cukup, kata Salmah, juga menjadi suri tauladan yang baik.

"Siswi yang telah lulus harus dekat dengan masyarakat dan harus bisa mengkritisi masalah yang saat ini berkembang di masyarakat," katanya.

Seperti dikatakan Kayla Hayuningtyas Suryatama, lulusan terbaik Mu'allimaat tahun 2024, Mu'allimaat tidak hanya tempat yang tepat bagi pelajar. "Tapi juga merupakan tempat yang tepat bagi calon pemimpin perempuan muda," katanya. 

Menurut Kayla, Mu'allimaat sebagai sekolahnya calon ulama, pemimpin dan pendidik putri Islam. "Mu'allimaat berhasil menciptakan lingkungan yang seimbang dengan tertib ibadah, tertib belajar dan tertib organisasi," ujarnya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow