MBS Pleret Kukuhkan Pengurus Ikatan Keluarga Alumni pada Milad ke-11: Refleksi Perjalanan 1 Dekade
BANTUL — Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (PPM MBS) Pleret menggelar acara pengukuhan pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA) bertepatan dengan peringatan Milad ke-11. Acara yang berlangsung pada Jumat (23/8) malam, pukul 21.30 WIB di Unit Dahromo ini menjadi salah satu agenda puncak dari rangkaian kegiatan refleksi milad tahun ini.
Sejak sore hari, suasana di lingkungan pesantren sudah tampak meriah. Santri dan tamu undangan berdatangan untuk menghadiri acara yang dikemas dengan nuansa penuh kebersamaan. Acara dibuka dengan sambutan hangat dari pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan berbagai penampilan seni yang dipersembahkan oleh para santri. Lantunan nasyid, pembacaan puisi, serta pertunjukan musik islami menjadi pengantar yang memeriahkan malam pengukuhan.
Pengukuhan pengurus IKA MBS Pleret tahun ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk merefleksikan perjalanan satu dekade lebih pesantren. Sejak berdiri, MBS Pleret telah berkomitmen mencetak generasi Qur’ani, berkarakter islami, sekaligus berwawasan global. Selama 11 tahun, pondok pesantren ini telah melahirkan ratusan alumni yang kini tersebar di berbagai daerah dan kiprahnya semakin dirasakan masyarakat.
Direktur baru MBS Pleret, Nurwanto, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberadaan organisasi alumni merupakan bukti nyata keterhubungan pesantren dengan para lulusannya. Menurutnya, alumni adalah representasi pesantren di tengah masyarakat. Alumni merupakan wajah MBS Pleret di luar sana.
"Mereka menjadi duta dakwah dan membawa nama baik pesantren. Dengan adanya Ikatan Keluarga Alumni, kita berharap ukhuwah di antara alumni semakin kokoh, komunikasi semakin terjalin erat, dan kiprah mereka bisa lebih terarah serta bermanfaat bagi umat," harapnya.
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat. Satu per satu nama pengurus dipanggil untuk maju ke depan dan menerima pengukuhan langsung dari Direktur MBS Pleret. Mereka kemudian berdiri tegap di hadapan hadirin, termasuk para santri, dewan guru, dan undangan yang memenuhi aula. Dengan penuh haru, para pengurus mengucapkan ikrar untuk menjaga amanah dan berkomitmen mengabdi kepada organisasi.
Pengurus yang dikukuhkan kali ini berjumlah sembilan orang dengan posisi strategis di berbagai bidang. Kepengurusan dipimpin oleh Hanif Ridho sebagai Ketua Umum yang akan menjadi nahkoda organisasi. Mendampinginya, Irfan Asadul Muslimin dipercaya sebagai Wakil Ketua yang bertugas memastikan roda organisasi berjalan sinergis. Posisi Sekretaris diamanahkan kepada Amalia Fadhila, sementara jabatan Bendahara dipercayakan kepada Zahrotun Sholihah.
Bidang-bidang strategis juga diisi oleh sosok-sosok muda alumni yang siap mengabdikan diri. Naila Devi dipercaya memimpin Bidang Pendidikan, Bagus Miftah memegang tanggung jawab di Bidang Dakwah, dan Ahmad Rozak mengemban amanah di Bidang Kaderisasi. Sementara itu, Naufal Wahyu Mustofa menjadi Ketua Bidang Sosial yang fokus pada kegiatan kemasyarakatan, dan Hans Albany didapuk memimpin Bidang Kehumasan yang akan menjadi corong komunikasi organisasi.
Dalam sambutannya, Ketua Umum terpilih, Hanif Ridho, menegaskan bahwa kepengurusan baru akan bekerja keras menjadikan IKA sebagai wadah silaturahmi sekaligus ruang sinergi. “Amanah ini tentu berat, tetapi kami yakin bersama-sama kita bisa menjalankannya. IKA MBS Pleret akan memperkuat persaudaraan, membantu adik-adik santri, serta berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya penuh optimisme.
Senada dengan itu, Wakil Ketua Irfan Asadul Muslimin menambahkan bahwa alumni tidak boleh berhenti pada status kelulusan saja. Menurutnya, menjadi alumni justru awal dari perjalanan dakwah baru.
“Menjadi santri tidak berakhir saat lulus. Dari sinilah kita harus terus melanjutkan perjuangan. Semoga organisasi ini bisa memperpanjang jejak kesantrian dan menebarkan manfaat seluas-luasnya,” tuturnya.
Suasana khidmat semakin terasa saat prosesi pengukuhan selesai. Para santri memberikan tepuk tangan meriah sebagai tanda dukungan kepada kakak-kakak alumni yang kini mengemban amanah baru. Kehadiran para pengurus alumni menjadi inspirasi tersendiri bagi para santri untuk terus semangat belajar dan menggapai cita-cita.
Beberapa wali santri yang hadir juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Mereka menilai kepedulian pesantren terhadap alumni merupakan langkah strategis untuk memperkuat jejaring dakwah.
“Kami bangga anak-anak kami menimba ilmu di sini. Melihat alumni yang aktif kembali ke pesantren dan berorganisasi menjadi bukti bahwa nilai-nilai yang diajarkan di MBS Pleret benar-benar membekas,” ungkap salah seorang wali santri.
Kepengurusan baru IKA MBS Pleret diharapkan mampu menyusun program-program yang tidak hanya bermanfaat bagi alumni, tetapi juga bagi pesantren dan masyarakat. Bidang pendidikan berencana mengadakan bimbingan belajar dan program mentoring untuk santri. Bidang sosial akan menyusun agenda bakti sosial, sementara bidang dakwah dan kaderisasi diarahkan untuk memperkuat gerakan dakwah di masyarakat sekaligus menyiapkan generasi penerus yang militan dalam kebaikan.
Sebagai organisasi yang baru saja dikukuhkan, IKA MBS Pleret memikul harapan besar. Alumni diharapkan menjadi agen perubahan, motor penggerak kegiatan sosial-keagamaan, sekaligus mitra strategis pesantren. Dengan begitu, keberadaan alumni tidak hanya menjadi kebanggaan internal, melainkan juga memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Malam itu menjadi bukti bahwa perjalanan MBS Pleret tidak berhenti pada mendidik santri di dalam pesantren, tetapi juga merambah hingga alumni yang kini siap berkiprah di masyarakat. Dengan kepengurusan IKA yang baru, pesantren optimistis alumni akan terus bersinergi dalam mewujudkan generasi Qur’ani yang unggul, berkarakter, dan bermanfaat bagi bangsa serta umat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow