Kepala MTs Muhammadiyah Kasihan Uji Publik Kurikulum Mu’allimin Muhammadiyah Yogya
YOGYA – Kepala MTs Muhammadiyah Kasihan, Ridwan Furqoni, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Badan Pembina Harian Mu’allimin dan Mu’allimaat, turut ambil bagian sebagai salah satu reviewer dalam uji publik Kurikulum Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan pendidikan madrasah untuk memastikan arah pengembangan kurikulum selaras dengan kebutuhan zaman sekaligus tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.
Uji publik yang digelar di lingkungan Mu’allimin tersebut turut dihadiri oleh Kabid Dikmad Kanwil Kemenag DIY, Sidik Pramono; Katim Kurikulum Kanwil Kemenag DIY, Anita Isdarmini; serta Kasi Dikmad Kemenag Kota Yogyakarta, Elfa Tsuroyya. Hadir pula para pengawas MTs dan MA Mu’allimin, komite madrasah, perwakilan guru, serta perwakilan siswa yang ikut memberikan perspektif berharga terhadap rancangan kurikulum yang tengah dibahas.
Direktur Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, Muhammad Lailan Arqom, dalam paparannya menegaskan bahwa pengembangan kurikulum ini menjadi salah satu langkah strategis untuk menguatkan Mu’allimin sebagai sekolah kader Persyarikatan yang siap menghadapi tantangan global. Paparan tersebut kemudian dilanjutkan oleh Wakil Direktur Bidang Kurikulum, Muhammad Solikhin, yang menyampaikan capaian luar biasa Mu’allimin dalam menjalin kerjasama internasional dengan berbagai lembaga pendidikan luar negeri.
“Mu’allimin saat ini bahkan menjadi salah satu dari sedikit madrasah di Indonesia yang bekerja sama dengan Cambridge dan telah memiliki lisensi resmi untuk menyelenggarakan ujian sendiri,” ujarnya.
Dengan fasilitas pembelajaran yang tersebar di Komplek S. Parman 68 dan Kampus Terpadu Sedayu Bantul, Mu’allimin terus berkomitmen mengembangkan pendidikan yang berwawasan global, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai lokal dan tradisi Persyarikatan. Tahun ajaran ini, penguatan kurikulum diharapkan semakin memperkokoh posisi Mu’allimin sebagai madrasah rujukan yang melahirkan kader-kader unggul, berdaya saing internasional, dan berkepribadian Islami.
Ridwan Furqoni dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Mu’allimin dalam melibatkan berbagai pihak untuk memberikan masukan konstruktif. Menurutnya, uji publik seperti ini menjadi bukti keseriusan madrasah dalam merumuskan kurikulum yang relevan dengan perkembangan zaman sekaligus tetap menjaga ruh pendidikan Islam.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow