Hijrah dari Tiada menjadi Ada, Muhammadiyah Green School Jogja Siap Bangun Kompleks Pesantren Baru
SLEMAN — Tahun Baru 1447 Hijriah ini menjadi momentum bagi umat Islam untuk hijrah dan membangkitkan semangat baru agar menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Dari yang tidak ada menjadi ada, dari yang kurang baik menjadi baik, dan sebagainya
Pesantren Modern Muhammadiyah Green School (MGS) Yogyakarta yang telah beroperasi dua tahun bersiap untuk langkah baru dengan membangun kompleks pembelajaran yang baru. MGS berbeda dengan sekolah Muhammadiyah pada umumnya, sekolah ini mengusung konsep pesantren ramah lingkungan.
"Jadi, (MGS) semangatnya adalah untuk melestarikan dan menjaga lingkungan," kata Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gamping, Muhaimin, S.Ag., M.Pd. pada Pengajian Tahun Baru 1447 H, Sabtu (12/7).
Pembangunan ini dilaksanakan di atas tanah wakaf seluas 6000 m² milik Budi Mulyanto dan akan melalui tiga tahap. Tahap pertama adalah membangun joglo dan 4 limasan yang saat ini sedang dibangun dan membutuhkan dana 500 juta Rupiah. Joglo akan digunakan untuk kegiatan umum dan intra maupun ekstrakurikuler, sedangkan limasan untuk asrama, kelas, kantor, dan pengasuh.
Tahap kedua adalah membangun gedung utama 3 lantai membutuhkan 4 miliar Rupiah. Kemudian tahap ketiga adalah pembangunan asrama putra 4 lantai dan asrama putri 2 atau 3 lantai memerlukan dana 8 miliar Rupiah.
Pada kesempatan ini, Muhaimin mengajak para donatur, warga Muhammadiyah, dan masyarakat agar mewakafkan dan menginfakkan rezeki yang dimiliki untuk membantu pembangunan MGS.
“Kami dari PCM Gamping mengajak agar bapak dan ibu semua bisa mendonasikan, mewakafkan, dan menginfakkan menyedekahkan harta yang dimiliki untuk membantu santri-santri kami dalam menghafalkan Al Quran, mempelajari ilmu agama, dan menegakkan agama Allah,” ajaknya.
Pengajian Tahun Baru 1447 H ini menghadirkan Ketua PP Muhammadiyah, dr. Agus Taufiqurrahman, Sp.S., M.Kes. yang dalam tausiahnya menyampaikan keteladanan pimpinan Muhammadiyah seperti KH. AR Fachrudin dan KH. Mas Mansur agar bisa diteladani anak-anak dan jamaah. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non Formal (PNF) PP Muhammadiyah Didik Suhardi, Ph.D., Staf Ahli Bupati Sleman Anton Sujarwo, M.H., perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman, jajaran PCM Gamping, perwakilan Ranting se-Gamping, jajaran guru dan karyawan MGS, serta jamaah Muhammadiyah se-Gamping.
MGS Yogyakarta membuka donasi untuk pembangunan kompleks pesantren, bagi yang ingin menyisihkan rezekinya bisa langsung bayar melalui QRIS yang tercantum di bawah tulisan ini atau transfer ke rekening Bank Muamalat – 5310 111 222, BCA Syariah – 046 888 961, dan Bank BPD DIY Syariah – 805 211 000 298 atas nama LAZISMU MGS Yogyakarta. Untuk konfirmasi transfer bisa langsung menghubungi nomor 085728019609.


What's Your Reaction?
-
1
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow