Haru dan Bangga Warnai Tasyakuran Santri Darul Arqom Muhammadiyah Bayan, Bertabur Prestasi dan Hafalan Al-Qur'an

Haru dan Bangga Warnai Tasyakuran Santri Darul Arqom Muhammadiyah Bayan, Bertabur Prestasi dan Hafalan Al-Qur'an

Smallest Font
Largest Font

PURWOREJO — Suasana haru, bangga, dan penuh syukur menyelimuti Aula Hotel Plaza Purworejo, Kamis (4/6), saat Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan menggelar Tasyakuran Santri Angkatan 2 dan 4. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan santri kelas IX dan XII sekaligus momentum apresiasi atas berbagai capaian akademik, tahfiz, karakter, serta prestasi yang berhasil diraih para santri.

Ratusan tamu undangan, wali santri, guru, dan pimpinan Muhammadiyah hadir dalam acara tersebut. Hadir pula Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Purworejo, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bayan, jajaran Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) PCM Bayan, pimpinan Perguruan Muhammadiyah Bayan, serta tokoh-tokoh Muhammadiyah lainnya.

Sejak awal acara, suasana khidmat berpadu dengan semangat kebersamaan. Berbagai penampilan seni dan kreativitas santri mengawali kegiatan, mulai dari solo drum, tari tradisional, hingga pembacaan Al-Qur'an. Lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars Purworejo yang dinyanyikan bersama semakin menguatkan nuansa nasionalisme dan semangat persyarikatan.

Salah satu momen yang paling menyentuh adalah prosesi penyematan tanda kelulusan kepada para santri. Simbol kelulusan tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan pendidikan yang ditempuh dengan penuh perjuangan, baik dalam bidang akademik, tahfiz Al-Qur'an, maupun pembinaan karakter.

Dalam kesempatan itu, pondok pesantren memberikan penghargaan kepada sejumlah siswa dan santri berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan capaian mereka selama belajar.

Penghargaan siswa berprestasi diberikan kepada Danin Akbar (kelas 9A), Atsna Alayya Ilyana Sant (kelas 9B), dan Nasyiatulaili Ashma' Dhiya (kelas XII). Sementara penghargaan santri berprestasi diraih Muhammad Abdul Karim (9A), Tsbita Puspita Syaqieb (9B), Banar Fathan Perdana (XII Santriwan), dan Nasyiatulaili Ashma' Dhiya (XII Santriwati).

Tepuk tangan meriah dari para hadirin mengiringi prosesi penghargaan tersebut sebagai bentuk penghormatan atas kerja keras para santri.

Momen mengharukan kembali hadir ketika para santri menampilkan hafalan Al-Qur'an secara bersama-sama. Santri kelas IX melantunkan Surat An-Nuh, sementara kelas XII membacakan Surat Al-Muzzammil dengan lancar dan penuh penghayatan.

Penampilan tersebut menjadi bukti keberhasilan program tahfiz yang dijalankan Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan. Sejumlah santri bahkan berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur'an, sementara lainnya mencapai hafalan 10 hingga 20 juz.

Suasana haru mencapai puncaknya saat para santri menghampiri kedua orang tua mereka. Dengan penuh hormat, mereka bersimpuh, menyampaikan ucapan terima kasih, dan menyerahkan bunga maupun mahkota sebagai simbol cinta serta penghormatan kepada ayah dan ibu.

Tangis haru pecah di berbagai sudut ruangan ketika orang tua memeluk putra-putri mereka yang telah menyelesaikan pendidikan di pondok pesantren.

Kepala SMP Muhammadiyah Jono, Erlinda Windiastranti, M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas berbagai capaian yang diraih para santri selama menempuh pendidikan.

"Alhamdulillah, selamat atas semua capaian prestasi kalian sesuai bakat masing-masing. Tetaplah berprestasi dan jangan bosan berbuat baik," ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa selain unggul dalam bidang akademik dan tahfiz, para santri juga berhasil menorehkan berbagai prestasi nonakademik. Beberapa di antaranya meraih penghargaan pada lomba roket air tingkat internasional di Malaysia, story telling pada Olimpiade Ahmad Dahlan di Makassar, MTQ, MAPSI, dan berbagai kompetisi lainnya.

Direktur Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan, Dr. (Cand) Muhammad Nurrosyid Huda Setiawan, S.Th.I., MIRKH., menambahkan bahwa sejumlah santri kelas XII telah diterima di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta.

"Alhamdulillah, hari ini kita bersyukur atas keberhasilan santri kelas 9 dan kelas 12 menyelesaikan kewajiban pendidikannya. Terlebih lagi hafalan Al-Qur'an yang mereka miliki patut kita syukuri bersama," tuturnya.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Bayan, H. Paryono, S.Pd., mengapresiasi keberhasilan Darul Arqom dalam membina generasi muda Muhammadiyah yang berprestasi. Bahkan, menurutnya, terdapat santri yang berpeluang memperoleh beasiswa penuh kedokteran di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Sementara itu, Ketua PDM Purworejo, Drs. H. Pujiono, menegaskan bahwa Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Bayan merupakan salah satu pilar penting kaderisasi Muhammadiyah di Kabupaten Purworejo.

"Darul Arqom ini adalah legasi Muhammadiyah Purworejo dan menjadi bibit kaderisasi Muhammadiyah," ujarnya.

Ia berharap semakin banyak warga Muhammadiyah yang mempercayakan pendidikan putra-putrinya di Darul Arqom Muhammadiyah Bayan sebagai pusat pendidikan Islam modern yang mampu melahirkan generasi Qurani, berprestasi, dan berkemajuan.

Acara kemudian ditutup dengan berbagai penampilan kreatif santri, mulai dari dongeng inspiratif, tari tradisional, hingga pertunjukan musik. Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama yang menjadi penutup manis perjalanan pendidikan para santri Angkatan 2 dan 4.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow