Alumni SD Muhammadiyah Condongcatur Hafal 30 Juz saat Lulus SMP di Ponpes Al Ikhlash Mojolaban

Alumni SD Muhammadiyah Condongcatur Hafal 30 Juz saat Lulus SMP di Ponpes Al Ikhlash Mojolaban

Smallest Font
Largest Font

SUKOHARJO — Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti prosesi wisuda santri Pondok Pesantren Al Ikhlash Goresan Mojolaban yang digelar di Gedung Pertemuan Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (16/5).

Kegiatan tersebut menjadi momentum istimewa bagi para santri, wali santri, dan masyarakat yang hadir untuk menyaksikan keberhasilan generasi muda dalam menuntut ilmu agama dan menyelesaikan hafalan Al-Qur’an.

Prosesi wisuda berlangsung khidmat dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dan doa-doa yang menambah suasana penuh makna. Para santri tampil penuh percaya diri menerima penghargaan atas perjuangan dan ketekunan mereka selama belajar di lingkungan pesantren.

Wisuda tahun ini juga menghadirkan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sukoharjo. Salah satu sorotan utama datang dari capaian tiga santri SMP putra yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz, meski target hafalan tingkat SMP di pesantren tersebut adalah 15 juz.

Ketiga santri tersebut ialah Alfando Hafidz Yogatama Al-Hafidz, Ismail Zulkarnain Al-Hafidz, dan Abdurrahman Faaza Multazamafulhaqq Al-Hafidz.

Salah satu santri yang mencuri perhatian adalah Abdurrahman Faaza Multazamafilhaqq, alumni SD Muhammadiyah Condongcatur tahun 2023 yang akrab disapa Faaza.

Di usianya yang masih duduk di bangku SMP, Faaza berhasil menyelesaikan setoran hafalan Al-Qur’an 30 juz secara lengkap.

Saat ditemui usai wisuda, Faaza membagikan pesan sederhana tentang proses perjuangannya menghafal Al-Qur’an.

“Jatuh bangun lagi, gagal coba lagi, jangan pernah berhenti mencari ridha Ilahi,” ujarnya sambil tersenyum.

Ketua panitia wisuda, Ustaz Ahmad Nadhif Fauzi, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan wisuda tahun ini.

Sebanyak 99 santri diwisuda dengan rincian 17 santri SMA putra, 26 santri SMA putri, 23 santri SMP putra, dan 33 santri SMP putri.

Ia menjelaskan, seluruh santri SMP telah menuntaskan target hafalan minimal 15 juz, sementara santri SMA berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, tahun ini juga ada tiga santri SMP putra yang berhasil menyelesaikan setoran hafalan Al-Qur’an lengkap 30 juz,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Mudir PPTQ Al Ikhlash, Ustaz Dr. Sridadi Syaifullah, Lc., S.E., M.Si., menyampaikan pesan mendalam kepada para santri yang telah lulus.

Ia menegaskan bahwa kelulusan bukan akhir perjalanan menuntut ilmu, melainkan awal pengabdian di tengah masyarakat.

“Hari ini bukan akhir dari perjalanan kalian menuntut ilmu, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya,” ujarnya.

Ustaz Sridadi berpesan agar para santri selalu menjaga ketakwaan kepada Allah di mana pun berada, menyibukkan diri dalam kebaikan, dan bergaul dengan masyarakat menggunakan akhlak mulia.

Menurutnya, kemuliaan sejati tidak diukur dari jabatan atau pujian manusia, melainkan dari ketakwaan kepada Allah SWT.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga salat, tilawah Al-Qur’an, serta hubungan dengan Allah di tengah berbagai tantangan dan godaan zaman modern.

Selain itu, para santri diminta untuk terus mengisi hidup dengan amal saleh, dakwah, membantu sesama, dan pekerjaan yang halal agar menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Jadilah penerang di tengah masyarakat, bukan justru menambah kegelapan,” pesannya.

Di akhir sambutannya, Ustaz Sridadi juga menekankan pentingnya akhlak dalam kehidupan bermasyarakat.

“Ilmu tanpa akhlak akan kehilangan keberkahannya,” tuturnya.

Pondok Pesantren Al Ikhlash Goresan Mojolaban melalui wisuda ini kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qurani yang cerdas, santun, dan berdaya saing, sekaligus diharapkan mampu menjadi penerang di tengah masyarakat.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow